ILAGA, nokenlive.com — Sebanyak 500 personel gabungan TNI-Polri disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Puncak AKBP Domingos De. F. Ximenes dan Dandim 1717/Puncak Letkol Inf. Himawan Adi Susanto saat mengikuti gladi bersih upacara di Alun-alun Kantor Bupati Puncak, Ilaga, Sabtu (15/8/2026) siang.
Kapolres Puncak AKBP Domingos De. F. Ximenes mengatakan, jumlah personel pengamanan tersebut merupakan hasil rapat bersama TNI-Polri dan unsur pengamanan lainnya di Kabupaten Puncak.
“Sebanyak 500 personel gabungan akan disiagakan untuk pengamanan HUT ke-81 RI.
Kami sudah memetakan titik-titik kerawanan dan sejak kemarin personel Satgas yang diperbantukan sudah ditempatkan,” kata Domingos.
Ia memastikan geladi bersih upacara telah dilaksanakan dan berjalan aman serta lancar. Menurutnya, aparat keamanan juga terus menjaga situasi agar aktivitas masyarakat di Kabupaten Puncak tetap berjalan kondusif.
“Kami menjamin keamanan dan ketertiban di Puncak. Aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Dalam pengamanan tersebut, Polres Puncak juga mendapat dukungan personel BKO dari Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah sebanyak satu peleton.
Sementara itu, Dandim 1717/Puncak Letkol Inf. Himawan Adi Susanto mengatakan, setiap isu maupun potensi ancaman yang dapat mengganggu pelaksanaan HUT ke-81 RI tetap menjadi perhatian aparat keamanan dan tidak boleh dianggap sepele.
“Kami anggap isu itu sebagai sebuah gangguan. Kami akan siagakan 500 personel gabungan, baik di lokasi upacara maupun di titik-titik yang dianggap rawan, termasuk akses keluar masuk,” tegasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Puncak dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar sesuai harapan seluruh masyarakat.
Pengamanan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI-Polri memastikan pelaksanaan upacara 17 Agustus di Ilaga tetap berjalan di tengah situasi Kabupaten Puncak yang sebelumnya sempat mengalami insiden pembakaran sejumlah kantor pemerintahan.
(Lisa – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?