GOME, nokenlive.com — Pemerintah Kabupaten Puncak memastikan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 tetap berjalan, meski daerah tersebut baru saja dilanda insiden perusakan dan pembakaran kantor pemerintah.
Bupati Puncak, Elvis Tabuni, menegaskan insiden yang terjadi pada Selasa (11/8/2026) tidak akan menghentikan jalannya pemerintahan maupun mengganggu agenda peringatan HUT RI ke-81 di Kabupaten Puncak.
“Pemerintahan tetap berjalan. Kami tidak akan mundur satu langkah pun. Pemerintah siap menjalankan sesuai dengan amanat undang-undang,” tegas Elvis saat rapat koordinasi bersama jajaran pemerintah daerah dan aparat keamanan di Guest House ELTA, Gome, Rabu (12/8/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Danrem 173/PVB, Kapolres Puncak, Dandim 1717/Puncak, Sekda Puncak Nenu Tabuni serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Elvis menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah membantu pemerintah dalam menjaga keamanan pasca-insiden tersebut. Ia mengatakan pemerintah bersama aparat keamanan telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan situasi di Kabupaten Puncak tetap aman dan kondusif.
Ia mengimbau masyarakat, kepala kampung dan kepala suku untuk tidak terprovokasi serta bersama-sama menjaga keamanan daerah.
Menurutnya, setiap persoalan harus diselesaikan melalui komunikasi dan mekanisme yang baik.
Bupati juga memastikan insiden tersebut tidak boleh mengganggu pelayanan pemerintahan maupun agenda pembangunan di Kabupaten Puncak.
Di tengah situasi pasca-insiden, Pemerintah Kabupaten Puncak tetap mempersiapkan pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus 2026.

Elvis menegaskan masyarakat Kabupaten Puncak tetap harus mengambil bagian dalam peringatan hari kemerdekaan tersebut.
“Untuk pelaksanaan 17 Agustus, Kabupaten Puncak tetap aman dan tetap jalan. Kami tetap usahakan tetap aman,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban agar peringatan HUT RI ke-81 dapat berlangsung aman, tertib dan tenang.
“Jadi kami harap semua masyarakat, kepala suku, kepala desa, mari kita melanjutkan amanah pemerintah di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tanggal 17 Agustus aman, tertib dan tenang,” pungkas Elvis.
(Lisa – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?