ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, November 6, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Lahap Makan Tempe Milik Teman, Siswa SMP di Depapre Jadi Pasien Terakhir Korban Keracunan MBG

Lahap Makan Tempe Milik Teman, Siswa SMP di Depapre Jadi Pasien Terakhir Korban Keracunan MBG

Oleh : Noken Live
5 Agustus 2026
Di Kabar Daerah
0
Lahap Makan Tempe Milik Teman, Siswa SMP di Depapre Jadi Pasien Terakhir Korban Keracunan MBG

Keterangan foto: Anak Tidora Oyaitouw masih dirawat intensif di Puskesmas Harapan, Distrik Sentani Timur, setelah mengalami indikasi keracunan setelah mengonsumsi menu MBG di SMP Negeri Depapre, Distribusi Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua.(Nokenlive/Agustina Estevani Janggo)

SENTANI, nokenlive.com – Di saat sembilan anak lainnya sudah diperbolehkan pulang, seorang pelajar SMP Negeri Depapre, Tidora Oyaitouw, masih bertahan di ruang perawatan Puskesmas Harapan, Kabupaten Jayapura, Rabu (5/8/2026), setelah diduga mengalami keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tidora, siswa kelas 9A SMP Negeri Depapre asal Kampung Amay, Distrik Depapre, menjadi satu-satunya pasien yang masih dirawat dari total sepuluh anak yang sempat menjalani perawatan akibat dugaan keracunan MBG.

Peristiwa bermula saat Tidora menyantap menu MBG sekitar pukul 13.00 WIT, pada Selasa 4 Agustus 2026. Menurut pengakuannya, ia tidak hanya menghabiskan porsi miliknya, tetapi juga memakan tempe milik beberapa teman sekelas yang tidak menyantap lauk tersebut.

Sekitar pukul 20.00 WIT, gejala mulai muncul. Dadanya terasa sakit, disusul nyeri perut, pusing, tubuh lemas hingga akhirnya pingsan. Orang tuanya, Mince Esue dan Aser Oyaitouw, segera membawa Tidora ke Puskesmas Depapre untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Setelah mendapat penanganan awal, tenaga kesehatan merujuk Tidora ke Puskesmas Harapan. Ia bersama keluarganya tiba sekitar pukul 00.00 WIT pada Rabu (5/8/2026) dan hingga siang hari masih menjalani perawatan intensif.

Sementara itu, adik Tidora yang masih duduk di kelas IV SD juga mengonsumsi menu MBG pada hari yang sama. Namun, kondisinya tidak mengalami keluhan serius karena tidak memakan lauk tempe yang disajikan.

Meski masih dirawat, Tidora mengaku mendapat perhatian dari pihak sekolah. Kepala SMP Negeri Depapre bersama Wali Kelas 9A, Moniq, datang menjenguknya di Puskesmas Harapan pada Rabu pagi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ondikleuw, juga mendatangi Puskesmas Harapan sekitar pukul 11.00 WIT untuk menjenguk para siswa yang menjalani perawatan sekaligus memastikan penanganan terhadap mereka berjalan dengan baik.

Dari sepuluh siswa yang sempat dirawat akibat dugaan keracunan MBG dari Distrik Depapre, sembilan di antaranya telah diizinkan pulang setelah kondisi kesehatannya membaik. Hingga Rabu siang, hanya Tidora Oyaitouw yang masih menjalani perawatan dan pemantauan oleh tim medis.

( Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)

Tags: #MBGDistrik Depaprekabupaten jayapuraPemerintah Kabupaten JayapuraSentani
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Tengah Malam, Yunus Wonda Datangi Anak-anak Diduga Keracunan MBG: “Tidak Boleh Ada yang Terlambat Ditangani”

Berita Selanjutnya

10 Anak Korban Keracunan MBG di Depapre Diizinkan Pulang, Kondisi Berangsur Pulih

Berita Terkait

Apel Gabungan, Wali Kota Jayapura Tekankan Disiplin ASN Jelang Akhir Tahun
Kabar Daerah

Apel Gabungan, Wali Kota Jayapura Tekankan Disiplin ASN Jelang Akhir Tahun

Ditemukan Tiga Titik Karhutla Seluas 7,5 Hektare di Kabupaten Puncak, 130 Personel Gabungan Disiagakan
Kabar Daerah

Ditemukan Tiga Titik Karhutla Seluas 7,5 Hektare di Kabupaten Puncak, 130 Personel Gabungan Disiagakan

Kabut Asap Selimuti Kota dan Kabupaten Jayapura, BMKG Sebut Asap Berasal dari Karhutla di Papua dan PNG
Kabar Daerah

Kabut Asap Selimuti Kota dan Kabupaten Jayapura, BMKG Sebut Asap Berasal dari Karhutla di Papua dan PNG

Lomba Konten Literasi 2026, Perpustakaan Kota Jayapura Dorong Kreativitas Generasi Muda
Kabar Daerah

Lomba Konten Literasi 2026, Perpustakaan Kota Jayapura Dorong Kreativitas Generasi Muda

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua