SENTANI, nokenlive.com – Di saat sembilan anak lainnya sudah diperbolehkan pulang, seorang pelajar SMP Negeri Depapre, Tidora Oyaitouw, masih bertahan di ruang perawatan Puskesmas Harapan, Kabupaten Jayapura, Rabu (5/8/2026), setelah diduga mengalami keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tidora, siswa kelas 9A SMP Negeri Depapre asal Kampung Amay, Distrik Depapre, menjadi satu-satunya pasien yang masih dirawat dari total sepuluh anak yang sempat menjalani perawatan akibat dugaan keracunan MBG.
Peristiwa bermula saat Tidora menyantap menu MBG sekitar pukul 13.00 WIT, pada Selasa 4 Agustus 2026. Menurut pengakuannya, ia tidak hanya menghabiskan porsi miliknya, tetapi juga memakan tempe milik beberapa teman sekelas yang tidak menyantap lauk tersebut.
Sekitar pukul 20.00 WIT, gejala mulai muncul. Dadanya terasa sakit, disusul nyeri perut, pusing, tubuh lemas hingga akhirnya pingsan. Orang tuanya, Mince Esue dan Aser Oyaitouw, segera membawa Tidora ke Puskesmas Depapre untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Setelah mendapat penanganan awal, tenaga kesehatan merujuk Tidora ke Puskesmas Harapan. Ia bersama keluarganya tiba sekitar pukul 00.00 WIT pada Rabu (5/8/2026) dan hingga siang hari masih menjalani perawatan intensif.
Sementara itu, adik Tidora yang masih duduk di kelas IV SD juga mengonsumsi menu MBG pada hari yang sama. Namun, kondisinya tidak mengalami keluhan serius karena tidak memakan lauk tempe yang disajikan.
Meski masih dirawat, Tidora mengaku mendapat perhatian dari pihak sekolah. Kepala SMP Negeri Depapre bersama Wali Kelas 9A, Moniq, datang menjenguknya di Puskesmas Harapan pada Rabu pagi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ondikleuw, juga mendatangi Puskesmas Harapan sekitar pukul 11.00 WIT untuk menjenguk para siswa yang menjalani perawatan sekaligus memastikan penanganan terhadap mereka berjalan dengan baik.
Dari sepuluh siswa yang sempat dirawat akibat dugaan keracunan MBG dari Distrik Depapre, sembilan di antaranya telah diizinkan pulang setelah kondisi kesehatannya membaik. Hingga Rabu siang, hanya Tidora Oyaitouw yang masih menjalani perawatan dan pemantauan oleh tim medis.
( Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?