SENTANI, nokenlive.com – Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta seluruh pasien yang menjalani perawatan akibat keracunan usai mengonsumsi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak terburu-buru dipulangkan meski kondisi mereka mulai membaik.
Instruksi tersebut disampaikan setelah pemerintah menemukan adanya pasien yang sempat dipulangkan, namun kembali mengalami gejala sehingga harus menjalani perawatan ulang di fasilitas kesehatan.
“Saya minta walaupun ada yang infusnya sudah dilepas, jangan pulang dulu. Harus diobservasi sampai besok untuk memastikan kondisinya benar-benar pulih,” kata Yunus Wonda saat memberikan keterangan pers di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Yowari, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (5/8/2026) sore.
Menurut Yunus, masa observasi menjadi langkah penting agar tenaga kesehatan dapat memantau perkembangan pasien dan memastikan tidak muncul lagi keluhan seperti sakit perut, pusing, kejang, muntah maupun demam setelah dinyatakan membaik.
Ia menjelaskan, pemerintah tidak ingin mengambil risiko dengan memulangkan pasien terlalu cepat. Pengalaman adanya pasien yang kambuh setelah kembali ke rumah menjadi pelajaran penting dalam penanganan kasus tersebut.
“Ada yang kemarin sudah pulang, tetapi akhirnya kambuh lagi dan harus kembali dirawat. Karena itu saya minta semua dipastikan benar-benar sehat sebelum diizinkan pulang,” ujarnya.
Yunus mengatakan pengawasan terhadap pasien tidak hanya dilakukan di rumah sakit, tetapi juga akan dilanjutkan oleh puskesmas di wilayah asal masing-masing. Pemerintah daerah meminta tenaga kesehatan melakukan pemantauan secara individual agar proses pemulihan berjalan optimal.
Selain memastikan perawatan medis, Pemerintah Kabupaten Jayapura juga terus memenuhi kebutuhan logistik dan pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas yang menangani pasien. Langkah itu dilakukan agar proses observasi dapat berlangsung tanpa kendala hingga seluruh pasien dinyatakan pulih.
“Pemerintah ingin memastikan setiap pasien benar-benar sembuh sebelum kembali ke rumah. Keselamatan mereka menjadi prioritas utama,” kata Yunus.
(Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?