ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Juli 16, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Polda Papua Ungkap Penyebab Ledakan Biak Numfor, Lima Tersangka Tewas Saat Bongkar Mortir Berisi TNT

Polda Papua Ungkap Penyebab Ledakan Biak Numfor, Lima Tersangka Tewas Saat Bongkar Mortir Berisi TNT

Oleh : Nokenlive
16 Juli 2026
Di Hukum dan Kriminal
0
Polda Papua Ungkap Penyebab Ledakan Biak Numfor, Lima Tersangka Tewas Saat Bongkar Mortir Berisi TNT

JAYAPURA, Nokenlive.com – Polda Papua akhirnya mengungkap hasil penyidikan kasus ledakan yang menewaskan sembilan orang di Kompleks Perikanan, Kabupaten Biak Numfor, pada 31 Mei 2026. Hasil investigasi menyimpulkan ledakan dipicu aktivitas membongkar mortir yang masih mengandung bahan peledak aktif jenis Trinitrotoluene (TNT).

Temuan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Kombes Pol. Parasian Herman Gultom didampingi Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, Kapolres Biak Numfor, Tim Laboratorium Forensik, Tim DVI, Basarnas, BPBD, Kejaksaan Negeri Biak Numfor, serta sejumlah pihak terkait.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, tokoh masyarakat, hingga insan pers yang telah bersinergi dalam proses evakuasi, penyelidikan, dan pemulihan pascakejadian.

Sejak ledakan terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT, aparat kepolisian langsung mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa para saksi.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia, enam orang mengalami luka-luka, serta merusak sembilan rumah warga dan satu rumah ibadah.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Kombes Pol. Parasian Herman Gultom mengatakan proses penyidikan membutuhkan waktu karena melibatkan bahan peledak aktif serta identifikasi korban yang harus dilakukan secara ilmiah melalui pemeriksaan forensik dan DNA.

“Hasil penyidikan menunjukkan lima orang melakukan aktivitas memotong atau membongkar mortir yang masih mengandung bahan peledak aktif hingga memicu ledakan. Berdasarkan alat bukti yang dikumpulkan, kelima orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Namun, kelima tersangka tersebut juga menjadi korban meninggal dunia dalam insiden itu. Karena seluruh tersangka telah meninggal, penyidik akan menghentikan perkara melalui penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) sesuai ketentuan hukum.

Meski demikian, Polda Papua menegaskan penyidikan belum sepenuhnya selesai. Aparat masih menelusuri asal-usul mortir serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Papua mengungkap pusat ledakan berada di kolong salah satu rumah warga dengan kawah berdiameter sekitar 3,6 meter dan kedalaman sekitar 80 sentimeter.

Tim Laboratorium Forensik mengamankan 111 barang bukti, di antaranya serpihan logam, mesin gerinda, mata gergaji besi, proyektil logam, botol berisi sisa bahan peledak, hingga pakaian korban.

Pemeriksaan ilmiah memastikan serpihan logam berasal dari mortir dengan jenis yang sama dan mengandung Trinitrotoluene (TNT), yakni bahan peledak berkategori high explosive.

Kabid Laboratorium Forensik Polda Papua AKBP Dr. I Gede Suhartawan menjelaskan ledakan terjadi ketika mortir dipotong menggunakan gergaji besi. Gesekan mata gergaji menghasilkan panas yang mengaktifkan pemicu (fuse), kemudian memicu booster hingga akhirnya menyebabkan detonasi TNT.

“TNT tidak akan meledak hanya karena dibakar. Dalam kasus ini, ledakan dipicu oleh panas akibat proses pemotongan mortir,” jelasnya.

Untuk memastikan identitas korban, Tim DVI Polda Papua melakukan pemeriksaan DNA terhadap korban yang tidak lagi dapat dikenali secara visual. Sampel DNA keluarga korban dibandingkan dengan jaringan tubuh korban di Laboratorium DNA Pusdokkes Polri di Jakarta.

Hasilnya, seluruh korban berhasil diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Polda Papua menegaskan akan terus mengembangkan penyidikan apabila ditemukan alat bukti baru maupun indikasi keterlibatan pihak lain.

Masyarakat juga diimbau agar tidak menyentuh, memindahkan, atau membongkar benda yang diduga merupakan bahan peledak maupun sisa peninggalan perang. Jika menemukan benda mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada aparat TNI atau Polri agar dapat ditangani sesuai prosedur dan mencegah jatuhnya korban jiwa.

(Melviandres Pamanggori/Redaksi)

Tags: 5 Tersangka Bom BiakPolda PapuaPolisi Ungkap Penyebab Bom Biak
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Tunjuk Andri Ramawi sebagai Pelatih, Alfredo Vera Optimis Persipura Bangkit di Musim 2026/2027

Berita Selanjutnya

Perkuat Sinergitas antar Penegak Hukum Kajati Terima Kunjungan Kapolda Papua sekaligus Bahas KUHP Baru dengan KPK RI

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas antar Penegak Hukum Kajati Terima Kunjungan Kapolda Papua sekaligus Bahas KUHP Baru dengan KPK RI
Hukum dan Kriminal

Perkuat Sinergitas antar Penegak Hukum Kajati Terima Kunjungan Kapolda Papua sekaligus Bahas KUHP Baru dengan KPK RI

DPO Jaringan Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo Ditangkap Satgas Operasi Damai Cartenz
Hukum dan Kriminal

DPO Jaringan Senjata Api Ilegal Yalimo–Yahukimo Ditangkap Satgas Operasi Damai Cartenz

Polisi Ungkap Kepemilikan Puluhan Amunisi Ilegal di Kota Jayapura
Hukum dan Kriminal

Polisi Ungkap Kepemilikan Puluhan Amunisi Ilegal di Kota Jayapura

Satgas ODC Tetapkan 7 Tersangka Pembunuhan Pilot AS dan Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
Hukum dan Kriminal

Satgas ODC Tetapkan 7 Tersangka Pembunuhan Pilot AS dan Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua