YALIMO, Nokenlive.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Yalimo dalam meningkatkan kualitas pendidikan kembali ditegaskan oleh Bupati Yalimo, Nahor Nekwek. Dalam peresmian Sekolah Dasar Negeri (SDN) Unggulan di Kabupaten Yalimo, Rabu (3/6/2026), bupati menyampaikan akan mengambil tindakan tegas terhadap puluhan guru yang dinilai tidak menjalankan tugas mengajar secara maksimal.
Menurut Nahor, berdasarkan laporan yang diterimanya dari Dinas Pendidikan, terdapat sekitar 57 guru yang terindikasi malas mengajar dan tidak menunjukkan disiplin dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik.
“Saya baru menerima laporan dari kepala dinas bahwa ada sekitar 57 guru di Kabupaten Yalimo yang malas mengajar. Ini angka yang cukup besar dan sangat memprihatinkan. Karena itu saya sudah menyampaikan kepada kepala dinas bahwa sebagai bupati, saya akan mengambil tindakan tegas terhadap mereka,” tegas Nahor dalam sambutannya.
Tidak hanya menyasar tenaga pendidik, Nahor juga menegaskan bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang tidak disiplin dalam bekerja akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Saat ini, Pemkab Yalimo telah membentuk tim untuk melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap ASN yang dinilai tidak menjalankan tugas dengan baik.
“Seluruh ASN yang malas bekerja akan dievaluasi. Kami sudah mendatangkan tim untuk membahas persoalan ini dan akan memberikan tindakan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan Undang-Undang ASN serta sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah. Menurutnya, setiap pegawai negeri harus menunjukkan kinerja yang nyata karena negara telah memberikan hak dan fasilitas yang memadai.
Pada kesempatan itu, Nahor juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Ia menilai pendidikan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan generasi Papua yang mampu bersaing dan mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Melalui pendidikan yang baik, kita dapat menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu membangun daerahnya sendiri,” katanya.
Kepada para siswa, Nahor berpesan agar memanfaatkan fasilitas sekolah yang telah dibangun pemerintah dengan sebaik-baiknya. Ia meminta para pelajar terus meningkatkan semangat belajar, menjaga sarana pendidikan, dan berprestasi demi masa depan diri sendiri, keluarga, serta Kabupaten Yalimo.
“Saya berharap anak-anak sekalian rajin belajar, menjaga sekolah ini dengan baik, dan terus berprestasi. Kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan Yalimo,” ujarnya.
Sementara itu, kepada para guru, Nahor mengingatkan bahwa pembangunan gedung sekolah yang representatif hanyalah langkah awal. Keberhasilan pendidikan, menurutnya, sangat bergantung pada dedikasi, inovasi, dan kualitas pengajaran yang diberikan oleh para pendidik di ruang kelas.
“Gedung baru ini hanya awal. Yang paling penting adalah bagaimana guru mampu menghadirkan inovasi dalam proses belajar mengajar. Kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh bangunan yang megah, tetapi oleh kualitas guru yang mengajar,” tegasnya.
Ia berharap seluruh fasilitas pendidikan yang telah dibangun pemerintah dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal untuk mencetak generasi penerus yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa Kabupaten Yalimo menuju kemajuan di masa mendatang.
(Menas/Redaksi)





Apa komentar anda ?