ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Minggu, Mei 17, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » 38 Korban Konflik Wamena, Pemda, Tokoh Adat dan Aparat Sepakat Pulihkan Keamanan

38 Korban Konflik Wamena, Pemda, Tokoh Adat dan Aparat Sepakat Pulihkan Keamanan

Oleh : Nokenlive
16 Mei 2026
Di Hukum dan Kriminal, Nasional, Papua Pegunungan
0
38 Korban Konflik Wamena, Pemda, Tokoh Adat dan Aparat Sepakat Pulihkan Keamanan

WAMENA, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar rapat koordinasi darurat guna merespons konflik antarkelompok masyarakat yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Wamena, Papua Pegunungan, Sabtu (16/5/2026). Konflik tersebut menimbulkan korban jiwa, kerusakan rumah adat, hingga memaksa sebagian warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Rapat yang berlangsung di Kantor Bupati Jayawijaya itu dipimpin langsung oleh Bupati Jayawijaya, Atenius Murib. Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, serta Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol.

Selain unsur pemerintah daerah, rapat juga diikuti para bupati dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan, DPR Adat Jayawijaya, Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Pegunungan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam rapat tersebut, Kapolres Jayawijaya Anak Agung Made Satriya Bimantara memaparkan perkembangan situasi keamanan serta proses pencarian korban yang hingga kini masih terus dilakukan aparat gabungan di sejumlah titik konflik.

Kapolres meminta seluruh tokoh masyarakat dan pemerintah daerah segera turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyampaikan hasil rapat sekaligus meredam mobilisasi massa yang masih terjadi di beberapa wilayah Kota Wamena.

“Semua tokoh harus turun langsung ke masyarakat untuk menjelaskan hasil pertemuan hari ini supaya masyarakat memahami situasi yang ada. Setelah ada komunikasi yang baik, kami berharap kondisi bisa kembali kondusif,” ujar Kapolres dalam rapat tersebut.

Ia menegaskan bahwa proses pencarian korban masih terus dilakukan, termasuk di wilayah Kali Uweime yang menjadi salah satu titik terdampak konflik paling parah.

“Kami sudah delapan hari melakukan pencarian korban di Kali Uweime. Dari 33 korban yang dicari, baru 22 orang berhasil ditemukan, sementara 11 lainnya masih dalam proses pencarian akibat kondisi lokasi yang sulit setelah jembatan putus saat konflik terjadi,” katanya.

Berdasarkan data kepolisian yang disampaikan dalam rapat tersebut, jumlah korban akibat konflik hingga Jumat (15/5/2026) tercatat mencapai 38 orang. Selain korban jiwa, sedikitnya tiga honai atau rumah adat dilaporkan terbakar di wilayah Woma.

“Kami dari kepolisian masih terus melakukan pencarian warga di titik-titik lokasi perang,” tambah Kapolres.

Sementara itu, pembela HAM Papua dari YKKMP, Theo Hesegem, mengatakan pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap perempuan dan anak-anak ke sejumlah lokasi aman guna menghindari dampak konflik yang lebih luas.

“Saya bersama tim melakukan evakuasi ibu-ibu dan anak-anak ke tempat aman. Sebagian ditempatkan di lingkungan Polres Jayawijaya, gereja Katolik, dan beberapa lokasi lainnya,” ungkap Theo Hesegem.

Rapat koordinasi darurat tersebut menghasilkan komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan konflik, memulihkan stabilitas keamanan di Wamena, serta mempercepat penanganan korban dan warga terdampak.

Pemerintah juga mengimbau seluruh masyarakat Papua Pegunungan agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh situasi keamanan di wilayah tersebut.

(Tundemin Kogoya/Redaksi)

 

Tags: 38 Korban Perang suku di WamenaKonflik WamenaPemerintah Gelar Rapat DaruratPerang suku di Wamena
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Persipura Banding Putusan Komdis PSSI, BTM Sebut Sanksi Rugikan Tim

Berita Selanjutnya

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Kemanusian Untuk Pengungsi Konflik Wouma

Berita Terkait

Kapolda Papua Tengah Instruksikan Jajaran Dukung Ketahanan Pangan Dan Pertanian Jagung
Nasional

Kapolda Papua Tengah Instruksikan Jajaran Dukung Ketahanan Pangan Dan Pertanian Jagung

Ketahanan Pangan Papua Menguat, Polda Papua Sukses Tingkatkan Produksi Jagung
Kabar Daerah

Ketahanan Pangan Papua Menguat, Polda Papua Sukses Tingkatkan Produksi Jagung

Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Perang Suku Harus Berakhir, Pemerintah Fokus Pemulihan Wamena
Hukum dan Kriminal

Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Perang Suku Harus Berakhir, Pemerintah Fokus Pemulihan Wamena

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Kemanusian Untuk Pengungsi Konflik Wouma
Dari TKP

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Kemanusian Untuk Pengungsi Konflik Wouma

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua