JAYAPURA, Nokenlive.com.com – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan permukiman warga di RT 03/RW 05, Kelurahan Imbi, kawasan Dok VIII Pantai, Distrik Jayapura Utara, Kamis (7/5/2026).
Dalam peristiwa tersebut, sedikitnya 10 unit rumah ludes terbakar. Akibatnya, sebanyak 10 kepala keluarga dengan total 68 jiwa terdampak dan harus mengungsi.
Di hadapan warga korban kebakaran, Wali Kota meminta seluruh instansi teknis di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura bergerak cepat memberikan bantuan tanggap darurat. Organisasi perangkat daerah yang diminta terlibat di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Semua harus turun tangan bersama-sama membantu masyarakat. Pemerintah akan menyediakan tenda pengungsian bagi warga terdampak,” ujar Abisai Rollo saat meninjau lokasi kebakaran.
Selain mendirikan tenda darurat, Pemerintah Kota Jayapura juga memastikan kebutuhan dasar para korban akan dipenuhi selama masa tanggap darurat. Bantuan makanan dan minuman disiapkan untuk satu minggu ke depan.

Tak hanya itu, pemerintah juga berkomitmen membantu pembangunan kembali rumah warga yang hangus terbakar setelah proses pembersihan lokasi selesai dilakukan.
Wali Kota turut meminta Dinas Pekerjaan Umum melakukan penataan ulang kawasan permukiman di wilayah tersebut agar rumah warga tidak lagi dibangun terlalu rapat demi meminimalisir risiko kebakaran serupa di masa mendatang.
“Ke depan pemerintah akan membantu membangun kembali rumah warga. Dinas PU juga harus melihat penataan rumah supaya tidak terlalu berdempetan dan memiliki jarak agar lebih aman,” tuturnya.
Abisai Rollo juga mengimbau masyarakat Kota Jayapura untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan memastikan kompor telah dimatikan saat meninggalkan rumah serta mencabut aliran listrik yang tidak digunakan.

Menurutnya, Pemerintah Kota Jayapura memiliki tanggung jawab untuk hadir membantu masyarakat setiap kali terjadi musibah.
Terkait penyebab kebakaran, Wali Kota menyebut masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Dugaan sementara mengarah pada arus pendek listrik, namun kepastian penyebab kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan resmi pihak kepolisian.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemadaman api, mulai dari petugas pemadam kebakaran, aparat kepolisian, hingga masyarakat sekitar yang ikut membantu memadamkan kobaran api.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang mengerahkan mobil water cannon untuk membantu proses pemadaman di lokasi kebakaran.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?