JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menyiapkan sebanyak 1.701 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Hari Raya Lebaran 2026 di wilayah Papua, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.
Kesiapan tersebut disampaikan Wakapolda Papua, Kombes Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026 di Mako Brimob Kotaraja, Abepura, Kamis (12/3/2026).
Muhajir menjelaskan, pengerahan ribuan personel ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri sekaligus melakukan perjalanan mudik.
“Dalam rangka beri rasa aman bagi masyarakat yang akan merayakan hari raya lebaran Tahun 2026, Polri telah menyiapkan sekitar ribuan personel untuk mengamankan arus mudik juga arus balik selama hari raya lebaran 2026,” ujar Muhajir kepada media.

Keterangan foto : Sejumlah pejabat TNI-Polri dan unsur instansi terkait mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026 di Mako Brimob Kotaraja, Jayapura. Operasi ini bertujuan memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri 2026
Ia menambahkan, tujuan pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026 di wilayah hukum Polda Papua adalah untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, baik melalui jalur laut maupun udara.
“Tujuan pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026 di wilayah Polda Papua yakni untuk menjamin kelancaran dan keamanan bagi warga masyarakat yang akan melakukan mudik melalui jalur penyeberangan baik lewat jalur laut maupun udara tentunya,” jelasnya.
Muhajir merinci, dari total 1.701 personel yang diterjunkan, terdiri dari 1.215 personel Polri, 147 personel TNI, serta 333 personel dari instansi terkait termasuk anggota Pramuka.
Selain personel, aparat juga menyiapkan 62 pos pengamanan yang tersebar di tiga provinsi, yakni Papua, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan. Pos tersebut terdiri dari 27 pos pengamanan, 32 pos pelayanan, dan 13 pos terpadu.
“Jumlah pos Operasi Ketupat Cartenz 2026 di wilayah Papua, Papua Selatan dan Papua Pegunungan sebanyak 62 pos, yang terdiri dari 27 pos pengamanan, 32 pos pelayanan dan 13 pos terpadu,” ungkapnya.

Keterangan foto : Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026 yang dipimpin Wakapolda Papua Kombes Pol. Muhajir di Mako Brimob Kotaraja, Abepura, Jayapura, Kamis (12/3/2026). Sebanyak 1.701 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Papua, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.
Dalam operasi ini, aparat juga memfokuskan pengamanan pada berbagai objek vital yang diprediksi menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Lebaran. Di antaranya 190 masjid dan 83 lokasi salat Id, 13 terminal, 17 pelabuhan, 18 bandara, 32 pusat perbelanjaan, serta 27 objek wisata.
“Untuk objek pengamanan saat hari raya lebaran 2026, ada sebanyak 190 masjid dan 83 lokasi sholat Id, 13 terminal, 17 pelabuhan, 18 bandara, 32 pusat perbelanjaan dan 27 lokasi objek wisata yang terdapat di tiga provinsi yakni Papua, Papua Selatan dan Papua Pegunungan,” jelasnya.
Di akhir wawancara, Muhajir menyebutkan bahwa Operasi Ketupat Cartenz 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Ia juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta mematuhi aturan demi keselamatan bersama.
“Kami berharap masyarakat selama merayakan mudik lebaran tetap menjaga keamanan dan ketertiban juga keselamatan serta mematuhi aturan yang ada,” pungkasnya.
(Melviandres Pamanggor – Redaksi MR)





Apa komentar anda ?