JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Antusiasme pelajar di Kota Jayapura terlihat jelas dalam kegiatan pemutaran film Jepang pada hari kedua Festival Budaya Jepang “Bunkasai MGMP Papua”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Jepang Papua bekerja sama dengan The Japan Foundation Jakarta dan Pemerintah Prefektur Yamagata Jepang, (29-30/1/2026).
Acara yang berlangsung di SMK Negeri 2 Bisnis dan Manajemen Jayapura tersebut diikuti sekitar 400 siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Jayapura. Festival ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Jamkrida Papua, Penerbit Erlangga, Radio Republik Indonesia Jayapura, Telkomsel Jayapura, serta dimeriahkan oleh Institut Seni Budaya Indonesia dan Universitas Cenderawasih Jayapura.
Film berjudul Bento Harassment yang diputar dalam kegiatan tersebut berhasil menarik perhatian para pelajar. Sepanjang pemutaran, para siswa tampak tertawa sekaligus terharu mengikuti alur cerita hingga film berakhir.
Film ini mengangkat kisah unik dan sarat makna tentang bekal makanan khas Jepang atau bento yang menjadi media komunikasi emosional antara orang tua dan anak. Cerita tersebut juga menggambarkan kuatnya nilai keluarga dalam budaya Jepang yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu peserta, Glorya, siswi kelas 10 SMA Gabungan Kota Jayapura, mengaku sangat menikmati pengalaman menonton film bersama teman-temannya.
“Saya senang punya kesempatan menonton film bersama teman-teman. Film ini mengingatkan saya untuk selalu menghargai momen sederhana bersama keluarga. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa diselenggarakan lagi di Kota Jayapura,” ujarnya.
Ketua MGMP Bahasa Jepang Provinsi Papua menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan minat siswa terhadap bahasa dan budaya Jepang. Melalui media film, para siswa diharapkan dapat memahami konteks penggunaan bahasa Jepang secara lebih nyata dan menyenangkan.
Dukungan dari The Japan Foundation dinilai berperan penting dalam terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya dalam penyediaan materi film yang edukatif dan sesuai untuk kalangan pelajar.
Pemutaran film Jepang ini menjadi bukti bahwa pembelajaran lintas budaya dapat dikemas secara kreatif dan inspiratif. Dengan partisipasi ratusan siswa, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif serta memotivasi pelajar di Jayapura untuk terus belajar dan mengenal budaya Jepang lebih dalam.
Perwakilan The Japan Foundation Jakarta juga menyebutkan bahwa ini merupakan pertama kalinya pemutaran film Jepang diselenggarakan di Papua.
“Saat ini film Jepang mulai dapat ditonton dengan mudah di seluruh Indonesia dengan adanya platform situs web gratis JFF Theater. Film ‘Bento Harassment’ adalah salah satu film yang tayang pada platform tersebut dan kami ingin masyarakat di Papua menikmati film tersebut bersama-sama,” tuturnya.
(Melviandres Pamanggori- Redaksi DA)





Apa komentar anda ?