ILAGA, NOKENLIVE.com — Pemerintah Kabupaten Puncak menegaskan komitmen dan dukungan penuhnya terhadap peran strategis Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dalam membangun kampung sehat dan mandiri melalui peresmian launching Kampung Binaan TP-PKK Kabupaten Puncak “Niniki Lambunik Eruwok”, yang berlangsung di kantor Kampung Desa Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Rabu (4/3/2026).

Peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Puncak, Elvis Tabuni, dan dihadiri oleh Ketua DPRK Kabupaten Puncak atau yang mewakili, Dandim 1717/Puncak, Kapolres Puncak, Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak Ny Sujatinah Elvis Tabuni, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Puncak, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kabupaten Puncak, Ketua Bhayangkari, para asisten Sekda, pimpinan OPD, kepala distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, pengurus Dekranasda, Posyandu, PAUD, serta para komandan satuan organik TNI dan Polri di wilayah Kabupaten Puncak.
Dalam sambutannya, Bupati Elvis Tabuni menyampaikan apresiasi tinggi kepada TP-PKK Kabupaten Puncak yang dinilai telah bekerja keras menghadirkan program strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat dari tingkat kampung.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Puncak, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mama-mama TP-PKK Kabupaten Puncak yang telah bekerja keras menyiapkan program ini,” jelasnya.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah, melainkan harus dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.
“Kita semua tahu bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Pembangunan harus dimulai dari keluarga. Jika keluarga kuat, maka kampung akan kuat. Jika kampung kuat, maka Kabupaten Puncak juga akan semakin maju dan Sejahtera,” ucapnya.
Program Kampung Binaan “Niniki Lambunik Eruwok” diharapkan menjadi model pembangunan berbasis keluarga dan masyarakat, dengan fokus pada penataan lingkungan bersih dan sehat, peningkatan ekonomi keluarga, pendidikan anak, kesehatan ibu dan anak, serta penguatan nilai kebersamaan dan gotong royong.
“Kehadiran kampung binaan ini bukan hanya sekadar kegiatan biasa, tetapi menjadi langkah nyata dalam membangun keluarga dan masyarakat dari tingkat kampung,”ucapnya.
Bupati juga menaruh harapan besar agar program ini menjadi bukti bahwa masyarakat Puncak mampu berdiri di atas kaki sendiri dengan semangat kemandirian dan kreativitas.
“Melalui ‘Niniki Lambunik Eruwok’ ini, kita dapat menunjukkan bahwa masyarakat Puncak mampu mandiri, kreatif, dan saling mendukung satu sama lain,” tegasnya.
Secara khusus, ia menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan karakter generasi dan menjaga keharmonisan keluarga, sekaligus menyebut TP-PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Peran ibu-ibu sangat penting dalam membentuk karakter anak dan menjaga keharmonisan keluarga. TP-PKK Kabupaten Puncak adalah mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang Sejahtera,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memberikan dukungan penuh dan tidak membiarkan TP-PKK berjalan sendiri.

“Saya mengajak seluruh OPD untuk mendukung penuh program ini sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Jangan biarkan TP-PKK berjalan sendiri. Kita harus berjalan bersama, karena tujuan kita satu, yaitu mewujudkan Kabupaten Puncak yang lebih baik,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Bupati Elvis Tabuni secara resmi membuka launching Kampung Binaan TP-PKK Kabupaten Puncak “Niniki Lambunik Eruwok”.
Peresmian ini menjadi momentum penting yang menandai sinergi kuat antara pemerintah daerah, TP-PKK, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun kampung sehat sebagai fondasi utama kemajuan Kabupaten Puncak di Provinsi Papua Tengah. Komitmen bersama ini diharapkan terus berlanjut demi terwujudnya keluarga yang tangguh, masyarakat yang berdaya, dan daerah yang semakin sejahtera.
(Lisa Rumkorem – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?