JAYAPURA,NOKENLIVE.COM-Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah V Jayapura hasil monitoring menunjukan saat ini wilayah Papua masih berada dalam periode musim penghujan.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Meterologi Publik BMKG Wilayah V Jayapura Ezri Ronsumbre, ketika dijumpai wartawan pada Senin, (12/1/2026).
Kata Ronsumbre, secara umum pola curah hujan di Papua, sangat dipengaruhi oleh angin monsun barat/asia. Sehingga memicu intensitas curah hujan yang cukup meningkat,”ujarnya.

Sambungnya, hasil prediksi BMKG Wilayah V Jayapura curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang juga petir, berpeluang terjadi pada 8 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Papua,”ungkapnya.
“Kondisi tersebut berlangsung dalam kurun waktu tiga bulan kedepan sejak januari,februari hingga bulan maret 2026. Hal ini disebabkan oleh pola angin monsun barat, dimana uap air laut akan meningkat sehingga membentuk awan hujan yang berlangsung sejak bulan okt hingga maret,”jelasnya.
Ditambahkannya, dengan melihat hasil prediksi ini. Pihak BMKG Wilayah V Jayapura mengimbau kepada warga masyarakat supaya tetap waspada dan berhati-hati, khususnya yang tinggal didaerah lereng atau perbukitan karena potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bisa menimbulkan bencana hidrometerologi seperti banjir,longsor, angin kencang.
Juga buat warga yang berada di pesisir wilayah Papua, agar memperhatikan informasi resmi seputar cuaca, apabila hendak melakukan aktifitas rekreasi atau mancing kelaut, agar tetap berhati-hati karna potensi gelombang laut cukup tinggi,”tutupnya.(Melviandres Pamanggori/LN)





Apa komentar anda ?