JAYAPURA,NOKENLIVE.com- Awali Tahun Pelajaran 2025/2026, Dinas Pendidikan Kota Jayapura melaksanakan kegiatan, tatap muka bersama seluruh kepala sekolah di tiap jenjang baik TK,Paud,SD,SMP, SMA dan SMK se Kota Jayapura. Yang dihadiri juga para pengawas sekolah.
Kegiatan tersebut berlangsung di SMP 1 Jayapura pada Jumat,l (9/1/2026).
Hadir juga Kadis Pendidikan Kota Jayapura, Para Kabid, Pengawas serta Para Kepala Sekolah di semua jenjang.
Saat dijumpai media, Rocky Bebena, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Jayapura mengatakan, tujuan tatap muka kali ini adalah untuk menindaklanjuti hasil rapat bersama dengan pimpinan yakni Walikota dan Wakil Walikota Jayapura diawal Tahun 2026.
Kata Bebena, adapun beberapa hal yang menjadi penekanan dari pimpinan yakni Walikota Jayapura yakni mengenai displin kerja buat ASN dan Kepala sekolah juga dewan guru di satuan pendidikan masing-masing.
Hal berikut Kata Bebena, mengenai jam masuk kerja dan pulang kerja yang juga perlu menjadi perhatian, termasuk juga atribut sebagai ASN di lingkungan pemkot jayapura.
“Kemudian yang lainnya adalah pengelolaan layanan di setiap satuan pendidikan harus di pacu di Tahun baru dan sebagainya,” ungkapnya.
“Masalah pungutan sudah tidak ada lagi di sekolah baik penerimaan siswa baru, terima rapot hingga pengambilan ijasah itu semua bebas biaya sesuai arahan pimpinan yakni Walikota dan Wakil Walikota Jayapura,” sambung dia.
Selain itu, soal acara di sekolah seperti Natal sekolah atau ulang tahun sekolah juga bebas biaya artinya tidak lagi membebani orangtua siswa lagi.
” Kedepan diharapkan sudah tidak ada lagi anak yang putus sekolah dan melek huruf bahkan tidak bersekolah di wilayah Kota Jayapura. Dan ini jadi perhatian dunia pendidikan yang ada tentunya,” jelasnya.
Bebena berharap, pelayanan pendidikan akan lebih di Tahun 2026 dan bisa meningkat baik mutu dan kualitas peserta didiknya di tiap satuan pendidikan maupun para dewan gurunya dalam meningkatkan kemampuan dan kompetensinya.
“Kedepan sekolah harus lebih mengeksplore daripada potensi minat bakat siswa melalui kegiatan ekstra kurikuler sehingga akademik dan non akademik bisa sejalan,” katanya.
Sementara itu, terkait MBG sejak tahun 2025 kemarin sudah berjalan baik dan lancar, meskipun ada sejumlah sekolah yang belum terima layanan dan di Tahun 2026 akan dilayani dengan jumlah SPPG capai 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kota Jayapura. (Melviandres Pamanggori/Redaksi NL)





Apa komentar anda ?