ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Mei 26, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Komnas HAM Papua:  Kekerasan di Papua Cenderung Meningkat, Tercatat Ada 116 Kasus Selama Tahun 2025

Komnas HAM Papua:  Kekerasan di Papua Cenderung Meningkat, Tercatat Ada 116 Kasus Selama Tahun 2025

Oleh : Nokenlive
10 Desember 2025
Di Hukum dan Kriminal
0
Komnas HAM Papua:  Kekerasan di Papua Cenderung Meningkat, Tercatat Ada 116 Kasus Selama Tahun 2025

Komnas HAM RI Perwakilan Papua, saat menggelar jumpa pers di Kantor Komnas HAM Papua, Rabu (10/12/2025). Foto: Andika

JAYAPURA,NOKENLIVE.com- Dalam jumpa pers dengan rekan media di Jayapura, pada momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia ke 77 tanggal 10 Desember 2025 yang berlangsung di Kantor Komnas HAM RI Perwakilan Papua pada Rabu, (10/12/2025).

Kepala Komisi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Perwakilan Papua, Frits Ramandey mengatakan situasi kekerasan di Tahun 2025, khususnya kekerasan bersenjata alami peningkatan yang signifikan. Dan terus berulang.

“Tren eskalasi kekerasan di Tanah Papua, cenderung meningkat. Sepanjang bulan Januari hingga Desember di tahun 2025,” katanya.

Menurutnya, tercatat ada 116 kasus yang terjadi. Dan didominasi oleh kontak tembak dan penembakan (serangan tunggal).

Sambungnya, dari 116 kasus kekerasan itu terdiri dari:

1.      Penembakan 55 kasus
2.      Penganiayaan 44 kasus
3.      Kerusuhan 9 peristiwa
4.      Penyiksaan 2 peristiwa
5.      Dan pengrusakan 1 peristiwa.

Ditambahkan lelaki asal kota sejuta bakau Waropen ini, dari sisi sebaran kasus berdasarkan wilayah paling tinggi selama Tahun 2025, terdapat di Yahukimo  28 kasus, Intan Jaya  18 kasus, Puncak Jaya 10 kasus, Puncak 8 kasus, Kota Jayapura 7 kasus serta Kabupaten Jayawijaya 6 kasus.

Kemudian kata Frits Ramandey didampingi Wakilnya Melkior Weruin, dari jumlah korban selama 2025 sebanyak 220 orang. Terdiri atas 132 orang meninggal dunia, 88 orang luka-luka. Dimana 134 warga sipil dan meninggal dunia 77 orang lalu 57 luka-luka.

“Sebanyak 44 orang anggota TPMPB OPM yang jadi korban yaitu 41 meninggal dunia dan 4 orang luka-luka. Kemudian untuk aparat keamanan ada 41 orang dimana yang meninggal 14 orang dan 31 orang alami luka-luka, dan ada 1 orang warga negara asing “tuturnya.

Untuk itu, di momentum peringatan hari Hak Asasi Manusia se Dunia ke 77 di Tahun 2025. Pihaknya hendak memberikan catatan sekaligus seruan sebagai berikut:

1.      Komnas Ham Papua sampaikan keprihatinan dan empati buat warga yang terdampak, dan semoga diberi kekuatan ditengah masa sulitnya, khusus yang terkena bencana kemanusian.

2.      Komnas Ham Papua sampaikan duka cita yang mendalam kepada mereka korban konflik kekerasan di Tanah Papua. Dan kedepan harus jadi perhatian pemerintah guna akhiri konflik di Papua.

3.      Terakhir buat Presiden supaya memberikan jaminan keamanan bagi warga negara indonesia yang ada di Papua, agar tidak lagi menjadi korban kekerasan dari peristiwa konflik bersenjata di Papua.

Adapun tema peringatan Hari Hak Asasi Manusia Internasional di Tahun 2025 yaitu : “ Hak Asasi Manusia, Kebutuhan Esensial Kita Sehari-hari”. Sedangkan untuk di Komnas Ham Papua mengusung tema : memuliakan manusia, merawat perdamaian. (Melviandres Pamanggori/Redaksi NL)

Tags: Hari HAM SeduniaJayapuraKomnas HAMPapua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Di Hari HAM Sedunia, KNPB Sebut 64 Tahun Luka dan Darah di Tanah Papua

Berita Selanjutnya

Gelar Debat, Dua Calon Kandidat Sampaikan Gagasan dan Komitmen Bangun Organisasi IMT Jayapura Kedepan

Berita Terkait

Bea Cukai Jayapura Musnahkan Ribuan Rokok dan Ratusan Liter Minuman Alkohol Ilegal, Kerugian Negara Capai 61 Juta Rupiah
Hukum dan Kriminal

Bea Cukai Jayapura Musnahkan Ribuan Rokok dan Ratusan Liter Minuman Alkohol Ilegal, Kerugian Negara Capai 61 Juta Rupiah

Kejari Jayapura Berhasil Amankan Satu DPO Perkara Tindak Pidana Korupsi
Hukum dan Kriminal

Kejari Jayapura Berhasil Amankan Satu DPO Perkara Tindak Pidana Korupsi

Situasi Wamena Mulai Kondusif, Aparat Masih Disiagakan di Tujuh Titik Strategis
Hukum dan Kriminal

Situasi Wamena Mulai Kondusif, Aparat Masih Disiagakan di Tujuh Titik Strategis

Wagub Papua Tengah Buka DIKLATDA dan FORBISDA HIPMI 2026, Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Tangguh
Hukum dan Kriminal

Wagub Papua Tengah Buka DIKLATDA dan FORBISDA HIPMI 2026, Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Tangguh

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua