ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Januari 16, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » ‎Insiden Penembakan Di Jila: JOAB sampaikan 2 Poin Penting untuk Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

‎Insiden Penembakan Di Jila: JOAB sampaikan 2 Poin Penting untuk Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Oleh : Nokenlive
11 November 2025
Di Kabar Daerah
0
‎Insiden Penembakan Di Jila: JOAB sampaikan 2 Poin Penting untuk Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Asrama Pelajar Mahasiswa Jila, Oya, Alama,Bela (JOAB) di Kota Studi Jayapura menggelar konferensi pers terkait insiden dan penembakan, ini berlangsung di halaman Asrama Joab Expo kota Jayapura (11/11/2025). Foto: Hubertus Gobai

JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Asrama Pelajar Mahasiswa Jila, Oya, Alama, Bela (JOAB) di Kota Studi Jayapura menggelar konferensi pers terkait insiden dan penembakan, ini berlangsung di halaman Asrama Joab Expo, Kota Jayapura, Papua (11/11/2025).
‎
‎‎Kesempatan tersebut Eliyakim Piligame Menegaskan terkait insiden penembakan ‎yang terjadi di Distrik Jila pada 31 Oktober 2025 oleh personel TNI. Kejadian ini, yang berlangsung di Kampung Pilig Ogom, telah memicu kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat setempat, di mana warga kini berkumpul di ibu kota Distrik Jila untuk mencari keamanan.

Sebagai Mahasiswa yang peduli terhadap nasib rakyat Mimika, kami merasa terpanggil untuk bersuara atas situasi yang semakin memanas akibat kehadiran pasukan militer di wilayah tersebut,”pungkasnya
‎
‎Sejak adanya penempatan militer di Distrik Jila, yang mengakibatkan korban jiwa serta ancaman berkelanjutan terhadap keamanan dan gangguan psikologis Masyarakat karena setelah insiden penembakan sepihak oleh aparat keamanan kini Masyarakat di Distrik Jila juga tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

Situasi ini tidak hanya menimbulkan ketakutan yang meluas, tetapi juga penderitaan mendalam bagi warga sipil yang tidak bersalah.
‎
‎Untuk itu, kami Pelajar Mahasiswa Jila, Oya, Alam,Bela asal kabupaten Mimika mengambil sikap tegas berdasrkan Poin tuntukan yang dimaksud sebagai berikut:
‎
‎1. Kami menuntut penarikan seluruh pasukan TNI dan Polri dari tanah Papua, khususnya Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
‎
‎2. Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika untuk segera bertanggung jawab atas situasi ini, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Dan UU No. 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM untuk menangani Kasus Pelanggaran HAM, yang mewajibkan pemerintah menghormati, melindungi, menegakkan, dan memajukan HAM sesuai standar hukum internasional dan HAM Nasioanal.
‎
‎Kesempatan Yang sama, Eliyakim Piligame menuntut pemerintah pusat dan pemerintah daerah jaminan perlindungan penuh terhadap masyarakat sipil, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Khususnya, Pasal 28G ayat (1) menjamin hak setiap orang atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda, serta rasa aman dari ancaman ketakutan.
‎
‎Sementara Pasal 30 ayat (4) menegaskan bahwa TNI bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhanan serta kedaulatan negara, bukan menimbulkan penderitaan bagi rakyatnya. Segala tindakan kekerasan yang melanggar nilai kemanusiaan dan konstitusi negara harus segera dihentikan demi keadilan, keamanan, dan kedamaian masyarakat.
‎
‎”Pernyataan sikap ini, kami buat dengan kesadaran penuh dan tanggung jawab moral sebagai anak asli daerah yang prihatin terhadap konflik yang dialami masyarakat,” Kami berharap suara ini didengar dan ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait,” harapnya. (Hubertus Gobai/Redaksi NL)

Tags: JayapuraJoabmahasiswa JilaPapua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

RD: Persipal Palu Tim Solid, Perlu di Waspadai Oleh Persipura

Berita Selanjutnya

Ketua Komisi C Minta Dinas Pendidikan Evaluasi Terhadap Rekrutmen Program Siswa Genius di Intan Jaya

Berita Terkait

Tragedi Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Kepala Kampung dan Mantri Ditemukan Tewas, Satu Korban Masih Hilang
Dari TKP

Tragedi Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Kepala Kampung dan Mantri Ditemukan Tewas, Satu Korban Masih Hilang

AWP Pastikan Festival Media Se-Tanah Papua Digelar Dua Tahunan
Kabar Daerah

AWP Pastikan Festival Media Se-Tanah Papua Digelar Dua Tahunan

Marthen Ukago Tutup Festival Media Se-Tanah Papua 2026: Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan dan Penjaga Nurani Publik
Kabar Daerah

Marthen Ukago Tutup Festival Media Se-Tanah Papua 2026: Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan dan Penjaga Nurani Publik

Ketua Dewan Adat Papua Korwil Mee Pago Tekankan Pentingnya Hak Politik dan Perlindungan Lahan Masyarakat Adat
Kabar Daerah

Ketua Dewan Adat Papua Korwil Mee Pago Tekankan Pentingnya Hak Politik dan Perlindungan Lahan Masyarakat Adat

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua