JAYAPURA, NOKENLIVE.com– Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Yulianus Gobai, menorehkan prestasi membanggakan di dunia olahraga kampus. Ia berhasil meraih juara pertama (I) dalam Lomba Wasit Bola Voli yang diGelar dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Cenderawasih tahun 2025.
Kegiatan lomba tersebut berlangsung selama satu minggu dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Uncen. Penghargaan diberikan secara resmi pada Senin (20/10/2025) di kompleks kampus Uncen, Abepura, Kota Jayapura, Papua.
Menurut panitia penyelenggara, lomba ini bertujuan untuk mengasah kemampuan mahasiswa di bidang kepemimpinan wasit dan pemahaman terhadap peraturan permainan bola voli. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pemain, tetapi juga mampu memahami aspek teknis dan etika dalam dunia olahraga.
Dalam kesempatan itu, Yulianus Gobai mengaku bangga sekaligus terharu bisa meraih juara pertama. Ia menyebut kemenangan ini bukan hanya hasil kerja keras pribadi, melainkan juga dukungan dari komunitas dan organisasi tempatnya bernaung.
“Saya bersyukur kepada Tuhan karena bisa meraih juara pertama dalam lomba wasit bola voli tingkat universitas. Penghargaan ini saya persembahkan untuk organisasi RPM Simapitowa yang selama ini telah mendidik, membentuk karakter, dan menumbuhkan semangat sportivitas dalam diri saya,” ungkap Yulianus Gobai usai menerima penghargaan.
Mahasiswa asal Papua Pegunungan itu juga menuturkan bahwa keikutsertaannya dalam lomba tersebut bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara, melainkan sebagai wadah belajar dan pengalaman berharga.
“Saya ikut lomba ini karena ingin belajar menjadi wasit profesional. Melalui ajang ini saya bisa memahami aturan resmi bola voli dan bagaimana menjadi pemimpin pertandingan yang adil dan berintegritas,” katanya.
Selain aktif sebagai mahasiswa, Yulianus juga dikenal sebagai anggota aktif RPM Simapitowa, sebuah organisasi mahasiswa yang berfokus pada pembinaan kepemimpinan, pendidikan, dan pelayanan sosial di Jayapura.
Dalam beberapa kegiatan, ia juga dipercaya menjadi panitia pelaksana Turnamen RPM Simapitowa Cup VII, sebuah ajang olahraga tahunan yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai daerah di Papua.
“Saya pernah menjadi panitia di turnamen RPM Simapitowa Cup ke-7. Dari situ saya belajar banyak tentang tanggung jawab dan kerja sama tim. Maka ketika ikut lomba wasit ini, saya merasa semua pengalaman itu sangat membantu,” ujarnya.
Yulianus berharap prestasi ini dapat menjadi dorongan semangat bagi mahasiswa lain, khususnya yang berasal dari daerah-daerah pedalaman Papua, untuk terus berani berkompetisi dan menunjukkan kemampuan mereka.
“Saya berharap pencapaian ini bisa memotivasi adik-adik saya di kampus maupun di daerah asal saya. Jangan takut untuk mencoba, karena lewat proses dan ketekunan, kita bisa berhasil. Sebagai mahasiswa olahraga, saya ingin terus berkontribusi untuk kampus dan masyarakat,” tuturnya penuh semangat. (Hubertus Gobai/Redaksi NL)





Apa komentar anda ?