PUNCAK, NOKENLIVE.com- Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Jumat (10/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau Pos TNI Titik Kuat (TK) Bendungan, pembangunan Tugu Injil, serta Sekolah SMPTK yang berada di kampung tersebut.
Turut mendampingi Bupati, anggota DPRK Puncak, sejumlah kepala dinas, Kapolres Puncak, Dandim 1717/Puncak, dan Danramil. Dengan menggunakan mobil, rombongan menempuh jalur yang cukup sulit, namun Bupati tetap bersemangat meninjau langsung kondisi lapangan, terutama pos keamanan yang berada di wilayah rawan tersebut.
Usai meninjau Pos TK Bendungan, Bupati bersama rombongan berjalan kaki menuju lokasi pembangunan Tugu Injil yang sebelumnya telah dilakukan peletakan batu pertama. Dari sana, ia melanjutkan perjalanan menuju Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK) Eromaga untuk melihat langsung kondisi bangunan dan mendengar aspirasi para guru.
Dalam dialog bersama kepala sekolah dan para guru, Bupati Elvis Tabuni menyampaikan komitmennya untuk siap membangun kembali sekolah tersebut.
“Saya tidak mau berjanji muluk-muluk, tapi saya berkomitmen tahun depan sekolah ini saya akan bangun. Soal lain seperti honor guru belum bisa jawab sekarang. nanti kita bicarakan,” ujar Bupati Elvis Tabuni.
Selain itu, Bupati juga memberikan semangat kepada para siswa dan menjanjikan pengalaman rohani bagi mereka.
“Tahun depan saya akan bawa anak-anak SMPTK ikut wisata rohani ke Yerusalem. Tetap semangat belajar, lanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi, dan kembali melayani di gereja dan sekolah ini,” katanya.
Bupati Elvis Tabuni juga memberikan apresiasi kepada Kapolres Puncak dan Dandim 1717/Puncak atas kepedulian mereka terhadap dunia pendidikan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolres dan Dandim. Mereka luar biasa, ikut membantu merenovasi sekolah. Dukungan seperti ini jarang ada di tempat lain,” tambahnya.
Sekolah SMPTK Eromaga merupakan sekolah yayasan Kristen yang didirikan oleh misionaris Gordon Larden pada tahun 1960. Hingga kini, sekolah tersebut masih berdiri meski dalam kondisi terbatas, dengan ruang kelas rusak, perabotan yang tidak layak, serta ketiadaan listrik dan tenaga pengajar yang minim. Para guru tetap mengajar dengan semangat pelayanan, meski tanpa menerima gaji tetap.
Menurut keterangan kepala sekolah, proposal permohonan pembangunan sekolah telah disampaikan sejak 2017, namun baru kali ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Elvis Tabuni.
Hal yang sama di sampaikan salah seorang ibu guru saat menyerahkan surat proposal kepada bupati Elvis Tabuni.
“Kami tunggu lama, tapi tidak putus asa. Kami tetap mengajar dan melayani. Sekarang Bapak Bupati datang, kami senang dan punya harapan baru,” ujar salah satu guru dengan haru.
Kunjungan kerja Bupati ke Distrik Omukia tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pelayanan pendidikan dan keagamaan di wilayah Kabupaten Puncak. (Lisa/Redaksi NL)







Apa komentar anda ?