JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Setelah berjalan sejak bulan Juli 2025 lalu, program sekolah kampung yang dicanangkan oleh Wali Kota Jayapura secara resmi ditutup Penjabat Sekda Kota Jayapura.
Penutupan kegiatan sekolah kampung berlangsung di aula balai Kampung Kayo Batu, Jayapura Utara Kota Jayapura, Sabtu, (27/9/2025).
Evert Nicolas Meraudje, selaku Penjabat (Pj) Sekda Kota Jayapura menyebutkan, lewat program sekolah kampung akan lahirkan generasi muda dari kampung yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing dimasa mendatang.
Lalu yang berikut Kata Pj Sekda Kota Jayapura, karena sekolah ini ada di kampung, sudah menjadi tanggungjawab Kepala Kampung untuk perhatikan kegiatan sekolah kampung tersebut, terutama bagi KPK Kayu Batu maupun KPK Kayo Pulau kedepannya.
“Untuk hal honor atau insentif bagi pengajar di sekolah kampung harus diperhatikan, baik oleh kepala kampung, dan harus dianggarakan melalui dana desa kampungnya,” jelasnya.
Karena menurut Evert, merupakan amanat dari Perda No 5 Tahun 2022 tentang Kebudayaan Kota Jayapura, yang didalamnya termuat mengenai sekolah kampung.
“Jangan menahan haknya para guru yang mengajar harus dibayar dari dana desa tersebut, itu uang negara yang diperuntukan bagi kepentingan rakyat di kampung salah satunya melalui kegiatan sekolah kampung bagi anak-anak dikampung baik Kayu Batu maupun Kayo Pulau, “ tuturnya.
Selain itu, Pj Sekda juga bersyukur masih ada para penutur bahasa, karena bahasa ini dari Tuhan yang diturunkan melalui para leluhur kita, sehingga penting sekali bahasa kita lestarikan khususnya di Port Numbay Kota Jayapura.
“Pembangunan fisik itu baik, tetapi pembangunan sumber daya manusia itu jauh lebih penting seperti yang dilakukan saat ini melalui program sekolah kampung di Kampung Kayu Batu dan Kampung Kayo Pulau,” ujarnya.
Mewakili Pemerintah Kota Jayapura memberi apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut, dan semoga jadi contoh bagi Kampung lainnya, “ ucapnya.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Grace Linda Yoku mengatakan kegiatan sekolah kampung sudah berjalan sejak bulan Juli lalu, dan hari ini telah di tutup oleh Wali Kota ta Jayapura diwakili Pj Sekda Kota Jayapura.
Lebih lanjut Kata Istri dari Pj Sekda ini, dari awal hingga akhir jumlah siswa yang mengikuti program sekolah kampung ada 15 orang.
“Berharap para siswa ini, akan menjadi pelopor bahasa dikampungnya, baik di Kayu Batu maupun Kayo Pulau baik terhadap sesama temannya, juga bagi orangtua nya nantinya,”
Kegiatan yang sama akan dilaksanakan di Tahun 20256 di Kampung Skouw yakni Skouw Sae, Mabo dan Yambe. (Melviandres Pamanggori/Redaksi NL)





Apa komentar anda ?