ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Mei 22, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » DOB Mapia Raya Ditolak, Solidaritas Pelajar-Masyarakat Dogiyai Minta Gubernur Batalkan Pemekaran

DOB Mapia Raya Ditolak, Solidaritas Pelajar-Masyarakat Dogiyai Minta Gubernur Batalkan Pemekaran

Oleh : Nokenlive
13 September 2025
Di Papua Tengah
0
DOB Mapia Raya Ditolak, Solidaritas Pelajar-Masyarakat Dogiyai Minta Gubernur Batalkan Pemekaran

olidaritas pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Dogiyai mendatangi Kantor Gubernur Papua Tengah di Nabire, Jumat (12/9/2025). Mereka bertemu langsung dengan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. Foto: Humas Pemprov Papua Tengah

NABIRE, NOKENLIVE.com– Solidaritas pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Dogiyai mendatangi Kantor Gubernur Papua Tengah di Nabire, Jumat (12/9/2025), untuk menyampaikan penolakan terhadap rencana pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Mapia Raya. Mereka meminta pemerintah provinsi membatalkan rencana tersebut karena dinilai tidak memenuhi syarat dan tidak melalui prosedur hukum yang benar.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan mahasiswa, Yomi Goo, menegaskan pemekaran Kabupaten Mapia Raya digagas oleh sekelompok orang tanpa melibatkan masyarakat. Ia menyebut rencana itu tidak memenuhi persyaratan kewilayahan maupun administratif sebagaimana diatur dalam aturan pembentukan DOB.

“Proses pembentukan daerah otonom baru adalah inisiatif sekelompok orang. Mapia Raya sama sekali tidak memenuhi persyaratan kewilayahan dan administratif,” tegas Yomi Goo di hadapan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa.

Yomi menambahkan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai tidak pernah menggelar sidang paripurna maupun menandatangani rekomendasi pemekaran. “Rencana pemekaran ini tidak sesuai prosedur hukum. Jadi DPRD tidak pernah sidang dan tidak pernah tanda tangan soal rekomendasi pemekaran,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Dewan Adat Simapitowa, Marten Lyai. Ia menekankan agar pemerintah menghormati hak-hak masyarakat adat dalam setiap kebijakan, termasuk rencana pemekaran wilayah. “Tanah itu milik rakyat. Kajian ulang harus dilakukan secara transparan, untuk itu hak masyarakat adat harus diakui oleh Pemerintah Provinsi Papua,” kata Lyai.

Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa menyatakan, proses pemekaran harus mengutamakan kajian akademik dan ilmiah. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin masyarakat Papua dirugikan dalam kebijakan pemekaran.

“Kalau mau pemekaran, harus melalui kajian akademik, tidak bisa dengan cara begini. Orang Papua terlalu banyak ditipu Jakarta. Soal pemekaran ini layak atau tidak, akan kami undang Badan Riset Nasional,” ungkap Nawipa.

Dengan demikian, polemik pemekaran DOB Mapia Raya masih akan berlanjut sambil menunggu kajian resmi dari pihak berwenang. (Lisa/Fredik)

Tags: Gubernur Papua TengahKabupate DogiyaiMapia RayaProvinsi Papua TengahSolidaritas mahasiswatolak DOB
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Aparat Kampung dan Bamuskam Tahima Soroma Ikut Bimtek Anti Korupsi

Berita Selanjutnya

Datangi Warga Kurang Mampu, Wakil Wali Kota Jayapura Beri Bantuan

Berita Terkait

Papua Tengah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan melalui Perencanaan SDM Berbasis Data
Kesehatan

Papua Tengah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan melalui Perencanaan SDM Berbasis Data

Lebih dari 50 IUP Dibekukan, PT Kristalin Ekalestari Soroti Sistem RKAB dan Tahapan Sanksi
Nasional

Lebih dari 50 IUP Dibekukan, PT Kristalin Ekalestari Soroti Sistem RKAB dan Tahapan Sanksi

Pemprov Papua Tengah Gandeng Kejati dan KPU, Perkuat Pengawasan Pembangunan dan Demokrasi
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah Gandeng Kejati dan KPU, Perkuat Pengawasan Pembangunan dan Demokrasi

Wagub Papua Tengah Lantik dan Kukuhkan BAMAGNAS Papua Tengah, Deinas Geley Serukan Kolaborasi Bangun SDM Papua
Kabar Daerah

Wagub Papua Tengah Lantik dan Kukuhkan BAMAGNAS Papua Tengah, Deinas Geley Serukan Kolaborasi Bangun SDM Papua

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua