ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Peduli Hukum dan Demokrasi Mengencam Keras Kepolisian, Terkait Meninggalnya Victor Deal di Polsek Dekai

Peduli Hukum dan Demokrasi Mengencam Keras Kepolisian, Terkait Meninggalnya Victor Deal di Polsek Dekai

Oleh : Nokenlive
8 September 2025
Di Papua Terkini
0
Peduli Hukum dan Demokrasi Mengencam Keras Kepolisian, Terkait Meninggalnya Victor Deal di Polsek Dekai

Ketua Peduli Hukum dan Demokrasi asal Kabupaten Yahukimo, Amsal Sama, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (8/9/2025). Foto: Hubertus Gobai

JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Ketua Peduli Hukum dan Demokrasi asal Kabupaten Yahukimo, Amsal Sama, yang juga merupakan pengacara dan advokat Papua, mengecam keras tindakan kekerasan aparat kepolisian yang menyebabkan seorang pemuda bernama Victor Deal meninggal dunia usai diamankan di Polsek Dekai kota kabupaten Yahukimo pada 3 September 2025.

Menurut Amsal, Victor yang saat itu diduga dalam keadaan mabuk seharusnya mendapat pembinaan atau diarahkan, bukan malah menjadi korban penganiayaan.

“Korban Victor dibawa ke Polsek, tetapi bukannya dibina, justru disiksa secara berlebihan. Sekitar satu jam kemudian ia dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong,” ungkap Amsal Sama, Senin (8/9/2025).

Peristiwa ini memicu kemarahan keluarga korban dan masyarakat setempat. Mereka mendesak Kapolres Yahukimo untuk bertanggung jawab serta menindak tegas oknum anggotanya yang diduga terlibat.

“Kami prihatin, kejadian seperti ini bukan sekali dua kali terjadi, tetapi berulang-ulang. Bahkan sebelumnya ada kasus penembakan salah sasaran terhadap Tobias Silak oleh aparat yang hingga kini masih diproses di Pengadilan Negeri Wamena. Semua ini akibat tindakan aparat yang tidak terukur, dan tidak Profesional,” jelas Amsal.

Ia menegaskan, aparat kepolisian harus bertindak sesuai aturan hukum yang berlaku, bukan dengan cara represif yang menghilangkan nyawa manusia.

“Kalau seseorang melakukan onar atau pelanggaran hukum, harus diproses sesuai hukum, bukan diperlakukan dengan penyiksaan yang kejam. Tindakan seperti ini melanggar hukum nasional maupun konvensi internasional,” tegasnya.

Untuk itu, Amsal mendesak Propam Polda Papua segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh, mengungkap motif, serta membawa para pelaku ke meja Hukum.

“Pelaku harus diadili dan dipecat, dari satunya, Kapolres Yahukimo juga harus dievaluasi kinerjanya, bahkan kami tegaskan harus diganti. Kami minta Polda Papua serius menangani kasus ini agar tidak terus berulang,” pungkasnya. (Hubertus Gobai/Fredik)

Tags: Amsal SamademokrasiKabupaten Yahukimopeduli hukuTanah Papua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Perjalanan Dinas Fiktif, Kejari Nabire Tetapkan Dua Pejabat DPRK Nabire Jadi Tersangka

Berita Selanjutnya

DPD Demokrat Papua Pegunungan Matangkan Persiapan HUT ke-24, Fokus pada Kegiatan Sosial dan Doa Bersama

Berita Terkait

Sidang Jemaat ke-34 GKI Petrus Waena, Ketua Klasis Sentani Harap Putusan Sidang Berdampak
Papua Terkini

Sidang Jemaat ke-34 GKI Petrus Waena, Ketua Klasis Sentani Harap Putusan Sidang Berdampak

Disdik Kota Jayapura Sosialisasikan Penyaluran Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Port Numbay dan OAP Tahun 2026
Papua Terkini

Disdik Kota Jayapura Sosialisasikan Penyaluran Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Port Numbay dan OAP Tahun 2026

Kadin Papua Tengah Dukung Papua Reggae Festival XI 2026, Dorong UMKM dan Promosi Potensi Lokal
Papua Tengah

Kadin Papua Tengah Dukung Papua Reggae Festival XI 2026, Dorong UMKM dan Promosi Potensi Lokal

Pemkot Jayapura Serahkan DPPA 2026, Perubahan APBD Disebut Naik Rp56,64 Miliar
Kabar Port Numbay

Pemkot Jayapura Serahkan DPPA 2026, Perubahan APBD Disebut Naik Rp56,64 Miliar

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua