ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, Mei 6, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Didiskualifikasi Gara-Gara Kibarkan Bendera Israel, Merince Kogoya Ungkap Adanya Diskriminasi di Miss Indonesia 2025

Didiskualifikasi Gara-Gara Kibarkan Bendera Israel, Merince Kogoya Ungkap Adanya Diskriminasi di Miss Indonesia 2025

Oleh : Nokenlive
31 Agustus 2025
Di Papua Terkini
0
Didiskualifikasi Gara-Gara Kibarkan Bendera Israel, Merince Kogoya Ungkap Adanya Diskriminasi di Miss Indonesia 2025

 Finalis Miss Indonesia 2025 asal Papua Pegunungan, Merince Kogoya, buka suara terkait keputusan panitia yang mendiskualifikasi dirinya (29/8/2025). Foto: Hubertus Gobai

JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Finalis Miss Indonesia 2025 asal Papua Pegunungan, Merince Kogoya, buka suara terkait keputusan panitia yang mendiskualifikasi dirinya setelah video dirinya mengibarkan bendera Israel beredar di media sosial.Merince menyebut dirinya mengalami perlakuan yang tidak adil sejak awal proses seleksi hingga masa karantina berlangsung.

Merince menjelaskan, sejak awal dirinya ditunjuk secara khusus untuk mewakili Papua Pegunungan. Namun, berbeda dengan finalis lain, ia mengaku tidak menerima buku panduan saat mengikuti audisi. Hal ini diungkapnya saat jumpa Pers bersama awak media di Abepura,Kota Jayapura di salah satu Cafe Jumat, (29/8/2025).

“Saya ikuti audisi benar-benar tanpa arah atau panduan. Saya hanya berjalan dengan pertolongan dan petunjuk Tuhan,” ungkap Merince.

Baca juga: Regenerasi ASN  Di Lingkup Pemprov Jadi Sorotan Wakil Gubernur Papua Pegunungan

Lebih lanjut, ia juga menyinggung soal perlakuan diskriminatif selama karantina. Menurutnya, meski sudah ada rekomendasi dari dokter gizi agar dirinya mendapatkan menu makanan sesuai kebutuhan tubuh yakni berbasis umbi-umbian namun yang ia terima justru menu yang tidak sesuai.

“Selama dua hari berturut-turut saya hanya diberi makan siang berupa mie, sehingga daya tahan tubuh saya menurun. Tapi karena pertolongan Tuhan saya bisa tetap bertahan,” tambahnya.

Merince juga menyoroti momen penyematan selempang finalis pada 26 Juni 2025. Dari 38 finalis yang hadir, hanya tiga finalis dari wilayah barat dan tengah yang diminta maju ke depan, sementara perwakilan dari timur, termasuk dirinya, tidak diberi kesempatan.

“Kami dari timur hanya saling memberi semangat, walau tidak diundang maju,” katanya.

Baca juga: Wagub Ones :ASN Papua Pegunungan Wajib Jalankan Agenda Prioritas Nasional

Puncak masalah muncul setelah beredarnya video dirinya mengibarkan bendera Israel. Tindakan itu memicu kontroversi hingga akhirnya panitia Miss Indonesia 2025 memutuskan mendiskualifikasi Merince dari ajang tersebut.

Meski begitu, Merince menegaskan bahwa tindakannya bukan bermaksud politis. Ia menilai keputusan panitia tidak hanya berlebihan, tetapi juga mencerminkan perlakuan diskriminatif yang sudah ia rasakan sejak awal.

Hingga kini, pihak penyelenggara Miss Indonesia 2025 belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan Merince Kogoya dan Ia menuntut Pemulihan nama baik dari Pihak Panitia Penyelenggara Miss Indonesia 2025. (Hubertus Gobai/Fredik)

Baca juga: Pelayanan Dinas PUPR Papua Pegunungan Kembali Normal, Wagub Turun Tangan

Tags: Merince KogoyaMiss Indonesia 2025Papua Pegunungan
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Wali Kota Jayapura Terima Penghargaan Award 2025 Kategori Pelayanan Publik Terhadap Masyarakat

Berita Selanjutnya

Kantor Sinode GKI di Tanah Papua dan Hotel Amazing Grace Diresmikan, Andrikus Mofu : Ini Diluar Kehendak Manusia dan Sebuah Anugrah

Berita Terkait

Hari Kedua ASA, SMPN 2 Jayapura Catat Partisipasi Tinggi
Papua Terkini

Hari Kedua ASA, SMPN 2 Jayapura Catat Partisipasi Tinggi

Polisi Selidiki Mobil Avanza yang Terbakar di Depan Polda Papua, Diduga Muat BBM
Hukum dan Kriminal

Polisi Selidiki Mobil Avanza yang Terbakar di Depan Polda Papua, Diduga Muat BBM

Komite Publisher Rights Gaungkan Pers Berkualitas di WPFD 2026 Jayapura
Nasional

Komite Publisher Rights Gaungkan Pers Berkualitas di WPFD 2026 Jayapura

Bakal Sengit Laga Persipura vs Persiku, RD Minta Pemain Tetap Tenang
Nasional

Bakal Sengit Laga Persipura vs Persiku, RD Minta Pemain Tetap Tenang

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua