ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, Juli 22, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Imbas Peringatan BMKG Soal Tsunami, Puluhan Warga Mengungsi ke Kantor Wali Kota Jayapura  

Imbas Peringatan BMKG Soal Tsunami, Puluhan Warga Mengungsi ke Kantor Wali Kota Jayapura  

Oleh : Nokenlive
31 Juli 2025
Di Kabar Port Numbay
0
Imbas Peringatan BMKG Soal Tsunami, Puluhan Warga Mengungsi ke Kantor Wali Kota Jayapura   

Puluhan warga mengungsi ke Kantor Wali Kota Jayapura, pasca peringatan tsunami oleh BMKG di Jayapura, Papua, Rabu (30/7/2025). Foto: Istimewa

JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Peringatan tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah 5 Jayapura, membuat puluhan warga mengungsi ke Kantor Wali Kota Jayapura, Papua, Rabu (30/7/2025).

Peringatan ini dikeluarkan oleh BMKG pasca gempa bumi berskala 8,7 magnitudo yang terjadi di Rusia Rabu pagi tadi.

Puluhan warga yang mengungsi ini berasal dari Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, lantaran berada di pinggiran pantai, sehingga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Baca juga: Wakil Wali Kota Tinjau Langsung Air Laut Pasca Peringatan BMKG Soal Tsunami di Jayapura

Puluhan warga ini mengungsi ke Kantor Wali Kota Jayapura sekitar pukul 18.00 WIT. Mereka terdiri dari para ibu-ibu, anak-anak dan bapak-bapak.

Salah satu warga bernama Rahmat mengatakan, dirinya bersama isti dan anak-anak terpaksa mengungsi, sebab sempat melihat adanya air laut yang surut dan naik, sehingga memilih untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

“Kami mengungsi kemari, karena takut jangan sampai tsunami. Saya baru pulang ke rumah tadi air tiba-tiba surut dan tiba-tiba naik sekitar pukul 17.30 WIT,” jelasnya kepada wartawan, Rabu malam.

Baca juga: BMKG Imbau Warga Pesisir Papua Waspadai Gelombang Tsunami Dampak Gempa Rusia, 8,7 M

Rahmat menyampaikan, dirinya bersama keluarga hanya membawa pakian dan barang-barang berharga lainnya. Rencananya akan menginap sampai besok.

“Saya tadi pulang lihat air naik, lalu tiba-tiba surut lagi dan tidak seperti biasanya, sebab ini sudah 4 kali saya lihat, sehingga memutuskan untuk mengevakuasi keluarga ke daerah yang lebih aman,” ujarnya.

Puluhan warga ini akan kembali ke rumahnya masing-masing, setelah peringatan tsunami dicabut oleh BMKG.

Baca juga: Hujan Lebat Berpeluang Terjadi Di Kota Jayapura Di Bulan Februari, BMKG Wilayah V Jayapura Himbau Warga Tetap Waspada

Sebelumnya,  Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru beserta Kepala BMKG Wilayah V Jayapura, Yustus Rumakiek melakukan pemantauan tinggi gelombang di pesisir pantai Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua Rabu, (30/7/2025).

Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru mengatakan, sejak pukul 16.30 WIT, pihaknya berada di pinggiran Pantai Holtekamp dan hingga kini belum ada kenaikan air laut yang signifikan sesuai informasi pihak BMKG Wilayah Jayapura, akan terjadi tsunami pasca gempa bumi yang melanda Rusia pada hari ini.

“Sudah kami cek, belum ada kenaikan air laut secara singnifikan, pasca informasi dari BMKG, terkait tsunami yang terjadi di Jayapura dan beberapa daerah di Papua pasca gempa 8,7 magnitudo,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu malam. (Redaksi NL/Fredik).

Baca juga: BMKG Imbau Warga Jayapura Waspada Bencana Hidrometerologi

Tags: BMKGkantor wali kota Jayapurakota jayapuraPapuaperingatan tsunamiwarga mengungsi
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Wakil Wali Kota Tinjau Langsung Air Laut Pasca Peringatan BMKG Soal Tsunami di Jayapura

Berita Selanjutnya

Dukung Rekonsiliasi di Jayawijaya, Wagub Papua Pegunungan Serahkan Bantuan Rp1 Miliar 

Berita Terkait

Kepala Kampung Tobati: Air bersih jadi prioritas pembangunan
Kabar Port Numbay

Kepala Kampung Tobati: Air bersih jadi prioritas pembangunan

Plt Kepala Kampung: Malaria masih dominan di Tobati
Kabar Port Numbay

Plt Kepala Kampung: Malaria masih dominan di Tobati

Pemkamp Tobati beri insentif bagi ondofolo dan kepala suku perkuat peran adat
Kabar Port Numbay

Pemkamp Tobati beri insentif bagi ondofolo dan kepala suku perkuat peran adat

Perkuat mitigasi Tsunami, Kampung Tobati bentuk Desa Tanggap Bencana
Kabar Port Numbay

Perkuat mitigasi Tsunami, Kampung Tobati bentuk Desa Tanggap Bencana

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua