Nabire, Nokenlive.Com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar kegiatan rapat Forum Sosialisasi anti korupsi pemerintah daerah se-tanah papua yang resmi di buka oleh Inspektur Papua Tengah, Bpk. Drs. S. Rihi, M.Si, CGCAE.
Integritas di setiap rupiah, jaga amanah, bangun papua menjadi tema kegiatan sosialisasi anti korupsi pemerintah daerah dengan KPK RI yang dilakukan secara daring dan di ikuti oleh para kepala daerah se-tanah papua, inspektorat, para asisten, sekda, dan BPP Papua Tengah se-tanah papua.
Dalam Sambutannya Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa SH Selaku Ketua Asosiasi Pemerintah Daerah Se-Tanah Papua mengatakan Pembangunan di Tanah Papua diharapkan untuk dapat membangun sesuatu yang berdampak langsung kepada masyarakat seperti sekolah, tempat ibadah dan sebagainya.
Meki Nawipa menegaskan Pemerintah setanah Papua di harapkan dapat mempersiapkan diri untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan 4 dasar pilar berdasarkan Pancasila sebagai dasar berbangsa, bernegara dan konstitusi.
Pembangunan manusia serta penguasaan Ilmu pengetahuan dan Teknologi, Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, Pemerataan Pembangunan, Pemantapan.
Lanjut, ia mengungkapkan bahwa realita yang terjadi ancaman Korupsi yang dapat menghambat visi 2045 yaitu berbagai indikator yang menunjukan bahwa integritas nasional masih rentan dan korupsi masih menjadi ancaman serius bagi tata kelola pemerintahan khususnya di Tanah Papua.
“Rata-rata IIN (Indeks Integritas Nasional) tahun 2024 terkategori Rentan yaitu 71.53 yang artinya memiliki integritas yang cukup tinggi dan perlu adanya upaya peningkatan pengelolaan tata kelola yang bersih dan akuntabel”. Ucapnya. Jumat, (23/5/2025).
Sementara Capaian Rerata MCP Pemerintah Daerah Se-Tanah Papua Tahun 2024 yaitu 38 (Merah/Rendah) dan Papua Tengah sendiri memiliki skor 41,96%.
“Mengapa isu integritas sangat penting bagi Papua, karena pengelolaan anggaran yang sangat besar dan tantangan pembangunan yang kompleks, integritas menjadi kunci utama”. Ujarnya.
Dikatakan Papua memiliki karakteristik wilayah yang unik dan beragam tantangan, seperti kondisi geografis yang sulit, keterbatasan insfrastruktur dan kesenjangan Sosial-Ekonomi. Sehingga masyarakat Papua sangat berharap pemerintah daerah untuk melakukan percepatan pembangunan yang berkualitas dan pemerataan kesejahteraan.
“Tantangan ini menuntut pengelolaan anggaran yang efektif, efisien dan bebas dari praktik korupsi agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara berkelanjutan”. Ucapnya.
Sementara itu, Ketua KPK RI Setyo Budiyanto berharap pemerintah Daerah Se-Tanah Papua dapat mempercayakan masing. memperdayakan dan Inspekturnya masing-masing. Kepemimpinan beritegritas merupakan Kunci Pencegahan Korupsi.
“Sistem yang digunakan Pemerintahan (Aturan, SOP, dan digitalisasi adalah fondasi pencegahan korupsi), Pengawasan yang dapat dilakukan,Kepemimpinan yang berintegritas”. Ucapnya.
Ketua KPK RI menegaskan Integritas harus hadir disetiap rupiah untuk memastikan anggaran dapat dikelola dengan jujur dan bertanggung jawab. Mulai dari Persiapan penyusunan APBD, Penyusunan Rancangan APBD, Pembahasan dan penyesuaian, Penetapan Rancangan APBD, Pengumuman dan Implementasi, dan Pengawasan serta Evaluasi.
“Integritas memimpin Papua menuju masa depan yang cerah merupakan salah satu fondasi utama untuk mewujudkan Papua yang Maju, Bersih dan berkeadilan”.pungkasnya.
(Lisa)






Apa komentar anda ?