Nabire, Nokenlive.Com – Setelah memdapat laporan, Bupati Nabire, Mesakh Magai didampingi Ketua DPRK kabupaten nabire, Nancy Worabay, serta beberapa anggota DPRK langsung turun meninjau sejumlah titik lokasi banjir di distrik Yaro kabupaten nabire.
Hal tersebut dilakukan guna memastikan kondisi warga masyarakat pasca banjir yang terjadi. Yang mana sebelumnya wilayah tersebut terdampak banjir karena luapan air sungai/muara akibat dari intensitas hujan yang cukup tinggi sejak dua hari berturut-turut.
“Bencana banjir yang terjadi di distrik yaro, itu mulai dari Yaro 1, Yaro 2 hingga distrik wanggar pantai, antara sungai yaro dan sungai wanggar muara tersebut sudah bersatu. Sehingga ketika hujan menyebabkan derasnya aliran sungai menjadi ancaman bagi warga masyarakat kita di daerah wanggar pantai”. Ujarnya. Senin, (05/05/2025).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Mesakh Magai mengatakan banjir diwilayah tersebut sudah sering terjadi. Pasca banjir tersebut, akibat dari luapan air sungai itu menerjang pemukiman warga dan memutus akses jalan perkampungan.
“Yang terdampak langsung ke warga akan cepat kita tangani. Tanggap darurat, saya akan turun langsung untuk lihat kondisi di lokasi tersebut. Sedangkan untuk akses jalan yang putus tadi saya koordinasi dengan kepala kampung agar harus ada jalan alternatif. Kita siapkan jalan melalui jalan perusahan kelapa sawit ke wilayah wanggar pantai,” jelasnya.
Sementara itu, Mesakh Magai mengatakan dalam waktu dekat dirinya akan turun langsung ke titik lokasi terdampak banjir di wilayah tami dan tanah merah. Ia juga sudah memanggil kepala distrik wapoga dan berkoirdinasi agar relokasi warga masyarakat di daerah tersebut. Pasalnya, di wilayah tersebut, jika hujan sedikit langsung terjadi banjir.
“Besok hari rabu atau kamis, untuk wilayah taumi dan tanah merah, saya akan turun melihat kondisi di sana. Saya juga sudah bicara dengan kepala distrik wapoga, bagaimana jika di relokasi saja. Kita pindahkan pemukiman masyarakat”. Imbuhnya.
Dirinya juga berkomitmen, Pemkab Nabire akan terus bekerja keras mengantisipasi berbagai hal yang tak diinginkan di tengah cuaca ekstrem yang tengah terjadi.
Pihaknya mengimbau agar seluruh warga yang bermukim di wilayah dekat dengan sungai untuk selalu waspada. Pasalnya, di tengah masih tingginya intensitas hujan, terkadang air meluap hingga mengakibatkan banjir yang menerjang kawasan pemukiman warga.
“Bencana ini tiba-tiba, kita tidak tahu kapan datang. Saya ingatkan agar warga masyarakat terus waspada bagi warga yang bermukim di kawasan rawan banjir. Kami pemerintah daerah akan segera berembuk untuk penanganan pasca bencana banjir,” pungkasnya.
(Lisa)







Apa komentar anda ?