Timika,Nokenlive.com – Di bawah langit cerah Distrik Kokonao, Mimika Barat, derap tarian adat dan suara tifa menyambut langkah pertama Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam kunjungan kerjanya. Tak sekadar seremoni, lawatan ini menyimpan pesan kuat: membangkitkan kembali peradaban pendidikan dari tanah yang dahulu menjadi pusat lahirnya generasi cerdas Papua.
Kokonao bukan sekadar kota tua. Di sanalah sejarah pendidikan Papua tercatat. Dahulu, anak-anak dari pelosok Pegunungan Tengah seperti Paniai, Intan Jaya, Deiyai, hingga Dogiyai, menempuh pendidikan di sekolah-sekolah yang dibangun oleh para misionaris Katolik. Dari wilayah ini, lahir tokoh-tokoh hebat yang kini mengabdi untuk bangsa.
“Ini distrik pertama yang saya kunjungi sejak dilantik. Kokonao bukan tempat biasa. Ini kota peradaban bagi Papua, dan saya datang untuk membangkitkannya kembali,” ujar Meki Nawipa, penuh haru, di hadapan warga yang berkumpul di halaman SMP YPPK Lecocq D’Armanville, Kamis pagi.
Dalam kunjungannya, Nawipa menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan memprioritaskan Investasi Sumber Daya Manusia, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi. Ia berkomitmen membangun sistem pendidikan yang kokoh, agar anak-anak Papua bisa mengakses ilmu pengetahuan tanpa harus melalui perjuangan seberat generasi sebelumnya.
“Cukup kami yang dulu sulit cari beasiswa. Anak-anak hari ini harus dibantu sampai sukses. Mereka adalah masa depan negeri ini,” tegasnya.
Tak hanya menyoroti pendidikan, Gubernur Nawipa bersama rombongan juga meninjau pembangunan puskesmas, penyediaan air bersih, serta asrama putra dan putri di bawah naungan Paroki Bintang Laut. Dalam pengelolaannya, sekolah dan asrama akan dikelola langsung oleh Serikat Jesuit Katolik, berkolaborasi dengan YPMAK, PT Freeport Indonesia, dan Pemkab Mimika.

Kehadiran sejumlah pejabat, seperti Bupati Mimika Johannes Rettob, Direktur PTFI Claus Wamafma, Ketua DPR Papua Tengah Delius Tabuni, serta para bupati dari wilayah pegunungan, menunjukkan bahwa semangat membangun Papua Tengah bukan hanya narasi kosong, melainkan langkah bersama yang nyata.
“Kalau kita mau Papua Tengah bangkit, kita harus mulai dari pendidikan. Dari Kokonao ini, kita nyalakan kembali semangat itu,” pungkas Gubernur Nawipa.
Ini, bukan sekadar kunjungan kerja. ini adalah langkah pertama dari perjalanan panjang membangun kembali peradaban dari akar yang pernah menguatkan Papua.
Penulis : Lisa R







Apa komentar anda ?