Yahukimo, Nokenlive.Com – Sekelompok masyarakat Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan sedang mengejar Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Kurima akibat oknum bersangkutan diduga mencuri surat suara yang hendak diberikan oleh masyarakat untuk, satu pasangan calon tertentu.
Berdasarkan video yang beredar, seorang warga yang belum diketahui identitasnya, didampingi sekitar 19 lebih pemuda, mengatakan bahwa suara Pilkada 27 November yang diserahkan oleh PPD Kurima ke KPU Yahukimo tidak sah.
Pria yang mengunakan topi bercorak biru hitam putih, jaket coklat hitam dan celana panjang hitam merah itu mengatakan, pemilihan di Kurima belum selesai karena hasilnya bukan suara bersama masyarakat. Suara itu dicuri oleh oknum lalu diberikan untuk satu calon tertentu, dengan mengatasnamakan masyarakat.
“Mewakili masyarakat, pleno tidak boleh karena suara kemarin PPD Yahukimo, Distrik Kurima mereka curi bawa turun ke Yahukimo. Ada di Yahukimo dan pemuda sedang kejar,” katanya.
Mereka meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo memberhentikan PPD Distrik Kurima atas pencurian surat suara itu.
“Pleno Distrik Kurima sementara belum selesai, Ketua PPD Distrik Kurima sementara menuju KPU Yahukimo, sementara berhentikan. Pemuda sedang kejar, tidak tidak usah kasi naik kalkulasi,” katanya.
Berdasarkan sejumlah video yang beredar, akibat pencurian surat suara itu sekelompok warga saling serang hingga mengalami luka-luka.
Belum diketahui pasti apakah surat suara yang menjadi persoalan itu, untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur atau bupati dan wakil bupati.
Masyarakat menyebutkan bahwa surat suara mereka, diserahkan kepada pasangan calon tertentu tanpa ada kesepakatan dengan masyarakat pemilik hak suara.
Red





Apa komentar anda ?