ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Panitia Temukan Joki Di Hari Kedua Ujian CPNS Papua Tengah, Kepala BKPSDM : Ini Melanggar Ketentuan

Panitia Temukan Joki Di Hari Kedua Ujian CPNS Papua Tengah, Kepala BKPSDM : Ini Melanggar Ketentuan

Oleh : Noken Live
30 Oktober 2024
Di Papua Tengah
0
Panitia Temukan Joki Di Hari Kedua Ujian CPNS Papua Tengah, Kepala BKPSDM : Ini Melanggar Ketentuan

Nabire, Nokenlive.Com — Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Papua Tengah Formasi Tahun 2024 sedang digelar selama dua pekan di SMK Negeri 1 Nabire sejak Senin, 28 Oktober 2024.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Roland James, S.STP,MM, di hari kedua pelaksanaan tes ini, pihaknya selaku panitia masih menemukan adanya joki atau orang lain yang hadir ingin mewakili peserta.

“Kami dapati bahwa ada peserta yang digantikan oleh orang lain. Dan itu melanggar ketentuan. Jadi kami tegaskan semua peserta wajib hadir mengikuti ujian dan tak bisa diwakilkan oleh siapapun,” tutur Roland kepada jurnalis di saat mengawal tes SKD hari kedua, Selasa, 28 Oktober 2024.

Menurut Roland, persoalan lain adalah masih banyak peserta yang belum datang tepat waktu. Padahal, panitia sudah menyampaikan informasi jauh-jauh hari bahwa peserta wajib hadir 90 menit sebelum ujian dimulai untuk mengikuti registrasi.

“Disiplin peserta memudahkan panitia untuk mengatur pelaksanaan seleksi secara baik. Ujian masih berjalan selama 13 hari ke depan, hanya hari Minggu yang tidak tes,” tuturnya.

Berdasarkan data yang diterima dari Panitia, dari 600 peserta CPNS Papua Tengah yang dijadwalkan mengikuti tes SKD di hari kedua pada Selasa, 29 Oktober 2024, terdapat 33 peserta yang tidak hadir atau hanya 567 peserta yang mengikuti ujian ini.

“Sesi pertama ada 7 orang yang tidaK hadir, sesi kedua ada 5 orang yang tidak hadir, sesi ketiga ada 14 yang tidak hadir, dan sesi keempat ada 7 yang tak hadir,” urainya.

Roland juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak perwakilan Kantor Regional (Kanreg) IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jayapura dan seluruh Panitia Seleksi CPNS Papua Tengah yang sudah bekerja keras melayani peserta dari awal registrasi hingga masuk ujian.

“Kita harapkan proses seleksi ini berjalan baik dan segala hal yang terkait kekurangan akan terus kita evaluasi dari hari ke hari,” tuturnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui BKPSDM didampingi Kantor Regional (Kanreg) IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jayapura menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Papua Tengah Formasi Tahun 2024.

Pelaksanaan ujian online berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari berlokasi di SMK Negeri 1 Nabire, dimulai pada Senin, 28 Oktober 2024 hingga Kamis, 14 November 2024.

(Lisa)

Tags: BKPSDMCPNS Papua Tengah
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Tiba Di Nabire, Pangdam XVII Cendrawasih Resmikan Mako Korem 173/PVB

Berita Selanjutnya

Polda Papua Gelar Donor Darah, Sambut HUT Humas Polri Ke-73

Berita Terkait

Gubernur MEPA: Papua Tengah Masih Hadapi Tantangan Infrastruktur hingga Pelayanan Dasar
Papua Tengah

Gubernur MEPA: Papua Tengah Masih Hadapi Tantangan Infrastruktur hingga Pelayanan Dasar

Gubernur MEPA Dorong Perbaikan Tata Kelola Keuangan untuk Tingkatkan Kualitas APBD Papua Tengah
Papua Tengah

Gubernur MEPA Dorong Perbaikan Tata Kelola Keuangan untuk Tingkatkan Kualitas APBD Papua Tengah

Gubernur MEPA: Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak pada Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan OAP
Papua Tengah

Gubernur MEPA: Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak pada Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan OAP

APBD Papua Tengah 2025 Berakhir Surplus Rp345,19 Miliar Meski Awalnya Diproyeksikan Defisit
Papua Tengah

APBD Papua Tengah 2025 Berakhir Surplus Rp345,19 Miliar Meski Awalnya Diproyeksikan Defisit

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua