Jayapura, Nokenlive.Com – Direktur Lalu Lintas Polda Papua melalui Kepala Sub Bagian Regident Dit Lantas Polda Papua, Kompol Pillomina Ida Way Mramra, SE., S.IK menjelaskan, satuan lalu lintas di wilayah hukum Polda Papua saat ini terus melakukan sosialisasi terkait pemberlakuaan plat nomor berwarna putih dan plat berwarna hitam, dan sebenarnya sama saja tak ada perbedaan yang signifikan sebagai bukti sebuah kendaraan yang sudah terregistrasi dari instansi berwenang dalam hal ini samsat.
Hal ini disampaikan Kasubdit Resident Ditlantas Polda Papua Kompol Pillomina Ida Way Mramra, SE.S.IK ketika di wawancara awak media diruang kerjanya pada Rabu, (30/10/24) pagi.
Sambung perempuan asal kampung nafri port numbay tersebut, adapun alasan mendasar terkait penggunaan plat nomor berwarna putih daripada berwarna hitam, karena saat ini dari korlantas mabes polri telah memasang alat yang namanya ETLE atau Elektronik Traffic Law di Indonesia termasuk di Papua pada beberapa polres jajaran, “ Ucapnya.
Kompol Ida Way Mramra sapaan akrabnya yang pernah menjabat kasatlantas Polresta Jayapura kota ini, dengan menggunakan Plat Nomor berwarna putih pada kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 akan sangat membantu alat ETLE yang terpasang di beberapa titik misalnya yang ada di jembatan penyebrangan Mall Kota Jayapura, untuk mengidentifikasi pengguna kendaraan bermotor secara jelas apabila terjadi pelanggaran bisa terekam secara jelas, ketimbang plat nomor kendaraan berwarna hitam, “ Ungkapnya.
Sementara itu, kata Kompol Ida Way Mramra, SE., SIK, bahwa stok tnkb berwarna hitam masih cukup banyak yg harus dihabiskan khusus di wilayah kota jayapura sdh habis hingga memasuki Oktober. Sedangkan polres jajaran masih fokus menghabiskan TNBK hitam krn stok cukup banyak. “
“ Adapun upaya yg dilakukan oleh polda papua adalah melakukan subsidi silang dlm rangka membantu polres jajaran untuk menghabiskan tnkb berwarna hitam namun kami terkendala di biaya angkutan ( biaya pemgiriman yg cukup besar) terutama dr polres” pegunungan. Untuk sementar yg bisa kita lakukan subsidi silang antara lain dng polres terdekat (polres jayapura, polres kerom dan polres Sarmi) kami terus berupaya agar tnkb hitam agar bisa terealisasi sampai habis shg target Korlantas di tahun 2027 seluruh Indonesia sdh menggunakan tnkb putih termasuk di jajaran polda papua, “ Jelasnya.
Ditambahkan Kasubdit Regident Dirlantas Polda Papua, warga atau pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat sudah dapat menggunakan plat berwarna putih apabila saat membayar pajak dan perpanjang STNK secara otomatis akan diberikan plat nomor berwarna putih dari petugas di samsat masing-masing.
Kemudian berdasarkan data per Oktober 2024 khusus bagi TNKB yang berwarna putih dan hitam untuk roda 2 masih ada terdapat di 11 polres jajaran yakni Jayawijaya, biak, yapen, sarmi, waropen, puncak jaya, yahukimo, paniai, bovendigul, mappi dan supiori. Sedangkan yang sudah habis warna hitam dan sebagian putih itu yakni polres kota jayapura, merauke, nabire dan mimika dan kab jayapura serta kerom.
Andika Pamanggori





Apa komentar anda ?