Jayawijaya, Nokenlive.Com – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan undang penyelenggara pemilu yaitu komisi pemilihan umum (KPU) kabupaten, badan pengawas pemilu (bawaslu) kabupaten untuk membahas progres tahapan pemilihan kepala daerah.
Penjabat Bupati Jayawijaya Thony Mayor, di Wamena, Kamis, mengatakan pertemuan melibatkan aparat TNI/Polri, forum kerukunan umat beragama (FKUB) dan persekutuan gereja-gereja Jayawijaya (PGGJ).
“Sudah disampaikan oleh KPU terkait tahapan-tahapan seperti penetapan empat pasangan calon, cabut nomor urut dan masuk tahapan kampanye. Kami minta proses ini bisa berjalan lancar, aman sesuai jadwal yang sudah ditetapkan sehingga pilkada berjalan baik,” katanya.
Selain mengimbau masyarakat wujudkan keamanan, bupati minta aparat TNI/Polri menindak tegas kelompok-kelompok yang sengaja membuat kekacauan di Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan.
“Kami terus bangun koordinasi dengan aparat untuk mencari solusi pengamanan daerah sehingga kami harapkan jangan sampai pilkada ini ada masalah yang mengganggu aktivitas masyarakat Jayawijaya,” katanya.
Thony mengimbau aparatur sipil negara (ASN) tidak terlibat secara langsung dalam politik praktis, misalnya berorasi di atas panggung dan mengkampanyekan calon tertentu.
“Yang dikatakan terlibat secara langsung misalnya kita menggunakan kapasitas sebagai ASN untuk menggerakkan massa, itu yang dilarang, apalagi naik kampanye di panggung. Kalau ASN hadir untuk mendengarkan visi dan misi itu tidak jadi masalah,” katanya.
REDAKSI





Apa komentar anda ?