Jayawijaya, Nokenlive.Com – Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Vernando Wanggai pesan lima poin pada pembukaan rapat kerja kesehatan daerah (Rakerkesda) provinsi yang melibatkan pejabat kesehatan delapan kabupaten di provinsi ini.
Gubernur Velix dalam sabutannya pada Rakerkesda di Satu Hotel di Wamena, Senin, mengatakan kesehatan penting untuk semua masyarakat sehingga lima poin itu penting untuk diperhatikan bersama.
“Poin pertama yang menjadi perhatian kita semua yaitu perencanaan, ke dua adalah regulasi di bidang kesehatan, ke tiga adalah terkait kebijakan, poin ke empat terkait pembiayan di dalam kesehatan dan poin ke lima adalah kemitraan kita baik di lewel Internasional, Nasional,” katanya.
Gubernur Velix memastikan lima poin penting itu pastinya akan dibahas dalam rakerkesda yang nantinya berlangsung selama tiga hari. Poin-poin ini nantinya menjadi acuan bagi dinas kesehatan di tingkat provinsi maupun delapan kabupaten.
Dirinya mengapresiasi tenaga kesehatan yang telah mengabdi di delapan kabupaten dan menghadapi berbagai rintangan. Semua pelayanan yang dilakukan tenaga medis kepada masyarakat merupakan ibadah yang pastinya dibalas oleh Tuhan Sang Pencipta.
“Pemerintah apresiasi saudara-saudari yang selama ini mengabdi di pusat kota, distrik, gunung, lembah, rawa pelosok tanah Papua Pegunungan untuk melayani dan kami yakin ini adalah ibadah di mata Tuhan, melayani saudara kita sesuai kapasitas kita semua,” katanya.
Ia mengharapkan rakerkes itu menghasilkan rancangan wajah kesehatan ke depan, terutama terkait identifikasi penanganan kesehatan ke depan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB (Pengendalian penduduk dan keluarga berencana) Isak Yikwa mengatakan pembangunan kesehatan merupakan integral dari pembangunan secara menyeluruh.
“Dengan tujuan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat,” katanya.
Ia mengatakan fokus kegiatan ini adalah mensingkronkan program kerja kesehatan puskesmas, rumah sakit di delapan kabupaten dengan berupaya mensingkronisasikan kinerjanya sesuai standar pelayanan minimal bidang kesehatan.
“Maka kami Dinkes Papua Pegunungan yang baru dimekarkan untuk mengejar target tersebut semaksimal mungkin. Walaupun kita ketahui kesulitan yang kita alami seperti keterbatasan SDM, manajemen organisasi, kondisi geografis, sarana dan pendanaan,” katanya.
Ketua Panitia Rakerkesda, Irianto Pawika, mengatakan tema kegiatan itu adalah transformasi layanan kesehatan Papua Pegunungan melesat menuju Indonesia emas Tahun 2024 – 2030. Kegiatan ini menghadirkan sekitar 100 peserta dari delapan kabupaten.
Ia mengatakan ada dua tujuan kegiatan tersebut, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan khususnya adalah memacu percepatan pelaksanaan program pembangunan kesehatan di Papua Pegunungan, mengimplemetasikan program prioritas pembangunan daerah kesehatan.
“Menginformasikan isu-isu kesehatan serta tersusunnya rencana aksi provinsi, kabupaten dalam percepatan program prioritas Papua Pegunungan,” katanya.
REDAKSI





Apa komentar anda ?