ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Polres Nabire Gandeng Tokoh Adat, Pulangkan 88 Massa Aksi Pasca Pembubaran

Polres Nabire Gandeng Tokoh Adat, Pulangkan 88 Massa Aksi Pasca Pembubaran

Oleh : Noken Live
16 Agustus 2024
Di PAPUA SELATAN, Papua Tengah
0
Polres Nabire Gandeng Tokoh Adat, Pulangkan 88 Massa Aksi Pasca Pembubaran

NABIRE, Nokenlive.Com – Polres Nabire sekitar pukul 21.00 WIT, pulangkan 88 orang massa aksi yang sebelumnya diamankan terkait aksi memperingati “New York Agreement” dan Agustus sebagai Bulan Rasisme bertempat di lapangan apel Polres Nabire. (Kamis/15/07/2024).

Acara pemulangan langsung dipimpin oleh Kapolres Nabire, AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Waka Polres Nabire, KOMPOL Sofian C.A. Samakori, serta beberapa tokoh masyarakat setempat, berlangsung aman dan tertib.

Dalam kegiatan ini, barang-barang pribadi milik massa aksi yang sebelumnya diamankan dikembalikan setelah mereka menandatangani surat pernyataan. Sebanyak 96 orang diamankan, dengan 88 orang dipulangkan malam itu, sementara 8 orang lainnya masih dalam pemeriksaan lebih lanjut terkait indikasi tindak pidana.

Kapolres Nabire AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si.menegaskan “pentingnya menaati aturan hukum dalam menyampaikan pendapat, serta memperingatkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.”

“Penangkapan massa aksi merupakan bentuk efek jera dengan pembuatan surat pernyataan, dan mengundang tokoh adat dari masing-masing pendemo, pemulangan masa aksi ini dengan adanya pemberian pemahaman yang baik dari masing-masing tokoh adat agar kedepannya dapat mengurangi dampak provokasi dari organisasi yang tidak bertanggung jawab” tegas Kapolres Nabire AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si.

Kepala Suku Meepago Provinsi Papua Tengah Melkias Keiya Pada kesempatannya mengatakan “ucapan terimakasih sebesar-besarnya mewakili seluruh tokoh adat dan tokoh masyarakat karena telah merangkul kami dalam pemulangan masa aksi tanpa kurang suatu apapun”

Dirinya juga menambahkan “Pernyataan ini sangat perlu dilakukan dimana sifatnya mengikat agar kedepannya pemuda-pemuda generasi masa depan tidak tercemari dengan doktrin organisasi yang tidak bertanggung jawab”

“Kami berharap kedepannya demi menjaga damainya Provinsi Papua Tengah untuk selalu bersinergi bersama Polres Nabire agar segala sesuatu bisa di slesaikan dengan kordinasi yang baik” ucap Kepala Suku Meepago Provonsi Papua Tengah Melkias Keiya

“Ada sekitar 8 orang yang sedang menjalani pemeriksaan lanjutan terkait tindak pidana yang terjadi, kami berharap agar di lakukan tindakan sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku supaya kejadian seperti ini tidak terulang kembali” tegas Kepala Suku Meepago Provonsi Papua Tengah Melkias Keiya

Penulis: Lisa

Editor: Linda 

Tags: Kepala Suku Meepago Provinsi Papua Tengah Melkias KeiyaNew York AgreementPolres NabireProvinsi Papua Tengah
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pemkab Jayawijaya Gelar GPM Dengan Melibatkan Pengusaha Asli Papua

Berita Selanjutnya

Bupati Jayawijaya Imbau Kepala Dinas Mencegah Korupsi

Berita Terkait

Pengelola Layanan Kepegawaian Apresiasi BKPSDM Papua Tengah Gelar Bimtek Program Microsoft Office
Papua Tengah

Pengelola Layanan Kepegawaian Apresiasi BKPSDM Papua Tengah Gelar Bimtek Program Microsoft Office

Lewat Pendataan Umat, Pemprov Papua Tengah Perkuat Pelayanan yang Tepat Sasaran
Papua Tengah

Lewat Pendataan Umat, Pemprov Papua Tengah Perkuat Pelayanan yang Tepat Sasaran

Progres Infrastruktur Papua Tengah Baru 23 Persen, PUPR Ungkap Kendala Perencanaan
Papua Tengah

Progres Infrastruktur Papua Tengah Baru 23 Persen, PUPR Ungkap Kendala Perencanaan

Papua Tengah Siapkan Kebutuhan Data Pembangunan 2027
Papua Tengah

Papua Tengah Siapkan Kebutuhan Data Pembangunan 2027

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua