JAYAPURA, Nokenlive.Com – Pemerintah Kota Jayapura beserta Forkompinda kota Jayapura melaksanakan coffe morning bersama persekutuan gereja gereja se kota Jayapura berlangsung di kawasan entrop Jayapura Selatan pada Rabu (17/7/24).
Hadir dalam kegiatan tersebut penjabat walikota Jayapura, kapolresta, kasdim 1701 jpr, perwakilan anggota dewan, satrol lantamal X Jayapura, pengadilan negeri Jayapura serta pihak kejaksaan negeri Jayapura.
Penjabat walikota Jayapura Lukas Christian Sohilait, ST M.Si., mengatakan persoalan kebersihan, persoalan minuman keras juga persoalan kemacetan lalu lintas dan ketertiban umum merupakan ciri khas sebuah kota besar yang ingin maju, sehingga perlu kita kerjasama termasuk dukungan para pihak salah salah satunya dari persekutuan gereja gereja se kota Jayapura yang hadiri dalam coffe morning hari ini.

Sohilait, ST M.Si., menambahkan masalah tersebut terus akan ada, sehingga upaya kita adalah ikut bersama menyelesaikannya baik pemerintah daerah dan forkompinda tapi juga dukungan para hamba Tuhan dari berbagai dedominasi gereja se kota Jayapura.“ Kata Penjabat Walikota dalam sambutannya.
Kemudian, hal utama yang harus dilakukan pada pendeta atau hamba Tuhan kata penjabat walikota yaitu mendoakan dan serukan umatnya dari berbagai dedominasi gereja di kota Jayapura, agar ikut menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan keindahan di Kota Jayapura.
Lalu yang berikut soal orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ pihaknya akan perintahkan dinas terkait, guna menindaklanjuti masalah tersebut, dan terkait berjualan yang tidak pada tempatnya atau semraut di beberapa titik yang ada di Kota Jayapura, juga masalah parkiran liar di badan jalan dan bahu jalan di jalan protokol dan sebagainya.“ Ungkapnya.

Sementara itu mewakili kajari Jayapura, Kasi Intel Kajari Jayapura Robertho Sohilait, SH, MH., mengatakan sekarang itu yang harus dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait adalah melakukan penegakan perda yang terkait miras dan kebersihan dan sebagainya, supaya ada efek jerah terhadap warga masyafakat atau siapa saja yang melanggar. Selain itu juga terkait narkoba juga sama karena saat ini berdasarkan data pelaku narkoba di kota Jayapura sebagian besar yang di tahan pada rutan narkotika kls II Doyo di Kabupaten Jayapura adalah warga Papua New Guinea, ini merupakan ancaman juga bagi warga kita yang ada di kota Jayapura,“ Tegasnya.

Hal senada pun di lontarkan oleh Waket I DPR Kota Jayapura, Jhony Betaubun dalam kegiatan coffe morning bersama penjabat walikota jayapura dan PGGS Kota Jayapura, terkait masalah kebersihan sesuai undang-undang lingkungan hidup masalah kebersihan adalah tanggungjawab pribadi lepas pribadi dan menjadi tanggungjawab bersama yang dimulai dari lingkungan RT/RW lalu Kelurahan Distrik hingga ke tingkat lebih besar nantinya.
Berharap peran serta tokoh umat yang ada dalam persekutuan gereja gereja se kota Jayapura untuk terus berdoa dan menghimbau umatnya supaya ikut menjaga bahkan memberantas masalah tersebut baik peredaran miras ilegal, parkiran liar, ugal ugalan di jalan raya, narkoba, hingga masalah kebersihan lingkungan.“ Tutupnya Jhony Betaubun anggota Kader Partai Berlogo kepala banteng ini.
Penulis: Andika Paman
Editor: Linda





Apa komentar anda ?