
Jayapura, Nokenlive
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Bersama Menlu Papua Nugini menggelar agenda pertemuan Bilateral, Join Ministerial Commission (JMC) untuk keempat kalinya selama lebih dari 1 dekade semenjak tahun 2010. Pertemuan yang digelar pertama kali di Kota Jayapura, Provinsi Papua ini berlangsung pada Rabu, 08 Mei dan menghasilkan sejumlah kerjasama di bidang ekonomi.
Menlu RI, Retno Marsudi usai melakukan penandatanganan kerjasama bersama Menlu PNG Justin Tkatchenko mengatakan agenda pertemuan tersebut adalah refleksi nyata dari komitmen Indonesia untuk memperkuat kerjasama kedua negara. “Ini adalah Refleksi nyata dari komitmen Pemerintah RI untuk memperkuat hubungan bilateral karena sebagai tetangga dekat, Papua Nugini adalah mitra alami bagi Indonesia”, ujarnya.

Kerjasama Ekonomi yang dimaksud adalah peningkatan potensi kedua negara dengan menegaskan kembali komitmen untuk memulai studi kelayakan bersama terkait Perjanjian Perdagangan Prefensial atau PTA (Prefensial Trade Agreement). Perdagangan Prefensial adalah perjanjian kerjasama perdagangan antar negara yang menyepakati pengurangan tarif untuk produk tertentu yang berasal dari negara-negara yang menandatangani perjanjian.
Sementara itu Menteri Luar Negeri Papua Nugini ,Justin Tkatchenko pada sambutannya menegaskan pentingnya membina hubungan baik bersama Pemerintah Indonesia sebagai Mitra strategis dalam menjalankan sejumlah kerjasama bilateral. Dia juga mengatakan bahwa Pemerintah Papua Nugini akan terus memberikan dukungan dan berkolaborasi dalam mengatasi berbagai isu-isu penting demi kepentingan kedua negara. “Kedua negara memliki perbatasan darat yang sama yang telah menjadi landasan hubungan PNG- Indonesia dan akan terus dipertahankan di masa depan”, ucapnya. (Satyagraha)




Apa komentar anda ?