JAYAPURA, Nokenlive. Com – Lembaga Alkitab Indonesia atau LAI Perwakilan Tanah Papua di Tahun 2024 melaksanakan Hut Yang Ke-70 Tahun di lakukan dalam bentuk ibadah syukur dan perayaan berlangsung di Gereja Katholik ST Petrus dan Paulus Argapura, pada Sabtu (24/2/24).
Kepala Perwakilan Lembaga Alkitab Indonesia(LAI) di Tanah Papua Melvy Alfons kepada wartawan mengatakan, saat ini di usia yang Ke-70 Tahun Lembaga Alkitab Indonesia Perwakilan Tanah Papua sedang menyiapkan alkitab dalam terjemahan bahasa yakni dalam bahasa suku Mee di Papua Tengah. Kemudian membuat buku kabar baik bergambar dalam Bahasa Asmat di Papua Selatan dan Bahasa Kamoro di Papua Tengah.

Sambung Kepala Perwakilan LAI di Tanah Papua ini, pihaknya sedang menerbitkan dan memproduksi dan menyebarluaskan alkitab dalam berbagai bahasa daerah bagi umat Tuhan yang ada di Tanah Papua, “ ungkapnya.
“ Tantangan utama Lembaga Alkitab Indonesia dalam menerbitkan dan menyebarluaskan alkitab di Tanah Papua yakni letak geografis wilayah di Papua lalu masalah Akses Transportasi dalam mendukung pekerjaan penyebaran alkitab di seluruh pedalaman dan pelosok negeri Papua dalam menerima dan mendapatkan kabar sukacita melalui Firman Allah dalam alkitab yang adalah suara Allah sendiri bagi umatnya, “ ucapnya Melvy Alfons.
Tambahnya dukungan Gereja Tuhan dan Pemerintah Daerah di Papua begitu penting dalam rangka membantu Lembaga Alkitab Indonesia atau LAI untuk menghadirkan tanda Kerajaan Allah melalui penyebarluaskan Alkitab di Tanah Papua, baik alkitab berbahasa Indonesia umumnya juga alkitab dalam bentuk gambar dan alkitab dalam bahasa daerah yang ada di Papua.
Sementara itu Penjabat Walikota Frans Pekey dalam sambutannya menyebutkan atas kerja yang dilakukan pihak Lembaga Alkitab Indonesia atau LAI di Tanah Papua khususnya di Kota Jayapura, dalam mewartakan Firman Allah melalui Alkitab sebuah pekerjaan yang mulia dan luar biasa serta patut mendapat apresiasi.
Lanjut Frans Pekey, Pemerintah Kota Jayapura terus membangun kemitraan dengan semua pihak termasuk dengan lembaga keagamaan termasuk dengan LAI atau Lembaga Alkitab Indonesia Di Tanah Papua.

Dan atas nama pemerintah daerah juga berharap pihak LAI dapat membuat alkitab yang berisi bahasa daerah lokal di Port Numbay sesuai kampung di Kota Jayapura karena akan membantu dan menolong masyarakat lokal atau masyarakat adat setempat ingat kembali bahasa ibunya, serta untuk melestarikan bahasanya supaya tidak punah ditengan pengaruh arus globalisasi yang sarat akan persaingan di Tanah Papua khususnya di Kota Jayapura.
Harapnya Lembaga Alkitab Indonesia Perwakilan Papua ini tetap eksis dalam pekerjaan penyebarluaskan alkitab ke Tanah Papua baik dari perkotaan sampai pedalaman bahkan pelosok terpencil supaya semua umatnya dapat mengenal Tuhan sebagai Juruslamat kehidupan umat melalui membaca dan merenungkan alkitab sebagai kabar sukacita bagi orang Papua yang ada di Kota Jayapura, “ tutupnya.
Ditempat yang sama Ketua PGGS Di Papua Mgr. Drs. Yanuarius Theopilus Matopai You, beri apresias terhadap Lembaga Alkitab Indonesia di Tanah Papua dan berharap uluran tangan seluruh umat Tuhan termasuk dari dedominasi gereja dan pemerintah daerah juga pihak swasta dan dunia usaha untuk membantu Lembaga Alkitab Indonesia supaya program dan pelayanan LAI di Tanah Papua berjalan dengan baik untuk perluasan kabar baik yaitu alkitab bagi seluruh umat Tuhan.
Penulis: Andika Pamanggori
Editor: Linda





Apa komentar anda ?