JAYAPURA, Nokenlive.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura hingga akhir September 2026 telah mencapai Rp239,825.677.132 atau 77,79 persen dari target induk sebesar Rp307.571.279.665.-
Capaian tersebut menunjukkan realisasi PAD Kota Jayapura terus bergerak mendekati target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan realisasi PAD tersebut tercatat hingga September 2026. Hal itu disampaikannya saat ditemui media di ruang kerjanya, Jumat (2/10/2026) pagi.
“Selanjutnya, memasuki triwulan IV bulan Oktober 2026, melalui perubahan APBD Kota Jayapura, PAD Kota Jayapura menjadi Rp313.667.385.000,” ujarnya.
Dengan adanya perubahan APBD, target PAD Kota Jayapura tahun 2026 kini ditetapkan sebesar Rp 313.667.385.000.-
Menurut Rory, pencapaian target PAD tersebut ditopang sejumlah sumber penerimaan, di antaranya pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta sumber pendapatan lainnya.
Memasuki triwulan IV atau periode Oktober hingga Desember 2026, Bapenda Kota Jayapura mendorong peningkatan penerimaan dari seluruh komponen PAD.
Rory mengimbau seluruh wajib pajak untuk memperhatikan batas waktu pembayaran pajak. Wajib pajak yang masih memiliki tunggakan juga diminta segera menyelesaikan kewajibannya.
Selain itu, organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi kolektor retribusi daerah diminta meningkatkan kinerja agar target penerimaan dapat dicapai sebelum akhir tahun.
“Kami sangat optimis untuk pendapatan asli daerah Kota Jayapura bisa tercapai, bahkan over target sebelum akhir tahun 2026,” pungkasnya.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?