Jayapura, Nokenlive.com – Jelang hari Bhayangkara Ke-77 Polresta Jayapura Kota gelar Bakti Religi di situs budaya bersejarah di Tugu Pekabaran Injil di Pulau Metu Debi, Kampung Enggros, Distrik Jayapura Selatan.
Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, ketika dikonfirmasi di Mapolresta Jayapura Kota, Rabu (21/06/2023)
Kapolresta mengatakan, upaya revitalisasi ini merupakan bagian yang diberikan Kepolisian kepada masyarakat dan khususnya kepada umat nasrani untuk dapat menjaga dan merawat Tugu Pekabaran Injil di Pulau Metu Debi secara bersama-sama.
“Kami hadir Pulau Metu Debi guna melakukan revitalisasi situs bersejarah yang ada di Tanah Tabi, yang mana diketahui bahwa ini adalah salah satu situs bersejarah hadirnya Injil pertama kali di Tanah Tabi,” ujar Kapolresta.
Kombes Pol Victor Mackbon, berharap kepada warga masyarakat agar dapat berpartisipasi terutama dalam menjaga dan merawat Tugu Pekabaran Injil ini.
“Tentunya dukungan dari stakeholder juga kami perlukan untuk bersama-sama kita membangun Tugu bersejarah ini,” imbuh KBP Victor Mackbon.
Dirinya juga menambahkan, pihaknya mengajak kepada seluruh warga masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat untuk bisa memberikan himbauan kepada warganya supaya kita bisa menjaga situs ini agar bisa dikenang juga untuk generasi kedepannya.
“Mari bersama jaga dan pelihara situs bersejarah ini agar kedepannya dapat dinikmati oleh anak cucu kita,”tuturnya
Sementara itu, Ketua Klasis Port Numbay, Pdt Andris Welfianus Tjoe, MT.h yang di jumpai diruang kerjanya, pada Kamis,(22/6/23), menyatakan rasa bersyukurnya kepada Tuhan karena Polri telah menunjukan itikad baik dengan melaksanakan revitalisasi situs budaya masyarakat Papua, (21/6).
Tugu Pekabaran Injil di Tanah Tabi ini sangat dihargai dan dihormati oleh masyarakat Papua khusunya Jayapura karena Tugu ini merupakan titik mula Injil mulai diperkenalkan ke masyarakat Papua dikala itu setelah dari Pulau Mansinam.
“Kepolisian Negara Republik Indonesia begitu peduli terhadap situs budaya Papua dan ini perlu kita apresiasi serta dukung penuh program yang sangat positif ini,” ujar Ketua Klasis.
(Andika Paman)





Apa komentar anda ?