Jayapura, Nokenlive.com
Hari Pendidikan Nasional yang jatuh tanggal 2 Mei setiap tahunnya yang kita kenal dengan Hardiknas, menjadi moment kebangkitan dunia pendidikan di tanah air Indonesia.

Oleh penggagas kita, Ki Hajar Dewantara dimasa lampau hingga saat ini dan diterus di peringati insan pendidikan dan para pemerhati pendidikan di kota Jayapura, Provinsi Papua.
Dijumpai wartawan usai hadiri diskusi kebangsaan merawat Papua dalam bingkai NKRI dan mendukung pemilu damai Tahun 2024, di kota Jayapura Senin, (1/5/23), Penjabat Walikota Jayapura, Frans Pekey mengatakan, pendidikan adalah jendela dunia karena itu pendidikan harus menjadi bidang prioritas sebuah kebijakan dalam pembangunan untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) di tanah Papua .dan khususnya di Kota Jayapura.
“Kota Jayapura yang adalah barometer pendidikan di Papua, sehingga kita pemerintah daerah terus berkomitmen menjadi pendidikan sebagai bidang prioritas untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas serta mampu bersaing secara kompetitif baik di Papua maupun saudara saudara kita yang ada diluar Papua nantinya, ” jelasnya, PJ Walikota Jayapura, Frans Pekey.
PJ Walikota Jayapura, menjelaskan, anak Papua punya kemampuan yang luar biasa, tinggal bagaimana kita mengelolanya secara baik, karena itu dalam rangka peringati Hardiknas tahun ini, bukan sekedar seremonial belaka setiap tahun kita rayakan dan peringati, tetapi di maknai untuk memajukan dunia pendidikan dengan berbagai inovasi yang ada melalui sistem kurikulum yang baru yaitu Kurikulum Merdeka Belajar, yang implementasinya lebih memberikan ruang kepada peserta didik supaya bisa kreatif, inovatif, dan semangat belajar baik dalam bentuk akademik di sekolah maupun diluar lingkungan sekolah sesuai minat bakat peserta didik itu sendiri dengan tetap mendapat pengawasan dan pendampingan dari pihak sekolah baik dewan guru dan para orangtua siswa itu sendiri.
Ditambahkannya dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di kota Jayapura, pemerintah kota Jayapura telah menjalin kerjasama dengan pihak Yohanis Surya Institut Teknologi, untuk menyiapkan sebanyak 30 guru dan 60 siswa jenjang pendidikan SD dan SMP di kota Jayapura, untuk mengikuti bimbingan dan pelatihan tentang methode cepat berhitung lewat program Gasing alias Gampang, Asik, dan Menyenangkan saat belajar.
“Kerjasama pemerintah kota Jayapura dengan Yohanis Surya institut ini, akan berlangsung sampai dengan akhir tahun 2023 mendatang, dan berharap lewat program ini seluruh siswa di kota Jayapura mulai dari distrik, kelurahan, sampai kampung yang ada dapat memahami dengan cepat dan tepat cara menghitung yang mudah dan menyenangkan dan tidak membosankan bagi anak didik, sekaligus memutus pemahaman kita anak Papua di zaman dahulu bahwa pelajaran matematika sangat sulit dan membosankan, juga membuat kita takut dan malas ikut pelajaran tersebut.
“Tetapi lewat gasing akan membantu anak didik kita dan para guru kelas untuk lebih senang dan semangat mengikuti pelajaran matematika dan juga pelajaran lainnya, inilah harapan kita pada moment Hardiknas tahun 2023 bagi dunia pendidikan di kota Jayapura,” tutup Frans Pekey.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?