Jayapura,Nokenlive– Tim Seleksi (Timsel) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua menyosialisasikan seleksi calon anggota Bawaslu provinsi setempat periode 2023-2028 di Kota Jayapura, Sabtu (11/3)
Ketua Timsel Bawaslu Papua, Arius Togodly, sekretaris Latifa Anum Siregar, anggota Paskalis A. Howay dan Masita memberikan pemaparan sosialisasi kepada perwakilan Agama, Pemuda, Perempuan, LSM, Media dan undangan lainnya tentang jadwal tahapan dan syarat yang telah ditetapkan.
“Sebagai timsel Papua, kami akan bekerja sesuai ketentuan untuk dapat seleksi anggota Bawaslu. Salah satunya adalah sosialisasi seperti ini agar semua pihak dapat meneruskan informasi tahapan dan syarat kepada semua masyarakat Papua potensial untuk mendaftar,”kata Ketua Timsel Bawaslu Papua, Arius Togodly di Jayapura, Sabtu.
“Salah satu tahapan adalah sosialisasi ini, sehingga kami tim seleksi berharap semua pihak dapat menjadi penyambung informasi kepada masyarakat agar siapa yang berpotensi untuk mendaftarkan dirinya, dapat mengetahui jadwal tahapan dan syarat,”ujarnya lagi.
Sementara itu, Sekretaris Timsel Anum Siregar menjelaskan Tahapan dan Syarat secara detail dan ditambah penjelasan dari Paskalis A. Howay kepada peserta yang hadir.
“Poin per poin yang ada dalam syarat seleksi Bawaslu, telah tegas dan jelas. Sehingga hindari multi tafsir, atau persepsi lain di masyarakat. Contoh dengan tegas di syarat tertulis KTP maka harus KTP ! tidak di ijinkan surat keterangan domisi. KTP tetap KTP tidak bisa alasan yang lain,”katanya.
Menurut dia, semua aturan melekat pada pihaknya sebagai tim seleksi, sehingga apa yang disosialisasikan adalah barang jadi.
“Sehingga pertanyaan dari berbagai lapisan masyarakat ini akan menjadi masukan, pertimbangan dalam kerja-kerja timsel yang telah terjadwalkan ini,”tambah Paskalis A. Howay menjawab pertanyaan peserta.
Sementara itu, Kepala kesekretariatan Bawaslu Provinsi Papua, Yuhendar Muabuai mengatakan Bawaslu Papua masih tersentral di Bawaslu Papua, meski sudah pemekaran provinsi Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan, sehingga dari kesekretariatan akan mensuport timsel Bawaslu nya.
“Satuan kerja masih berpusat di provinsi induk Papua meski sudah pemekaran provinsi, dukungan sekretariatan kepada tim-tim seleksi berupa fasilitas sarana prasarana hingga staf telah tersedia sesuai kebutuhan dan anggaran,:kata Yuhendar Muabuai.
Yuhendar menghimbau agar peran serta masyarakat mengawal tahapan seleksi anggota Bawaslu Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan. Ini menjadi penting untuk menghasilkan komisioner-komisioner yang berkompeten untuk Pemilihan Umum.
“Kami berharap dan mengajak semua masyarakat untuk mendaftar sesuai tahapan dan syarat yang ada. Apalagi mereka yang sudah punya pengalaman di kepemiluan, baik KPU dan Bawaslu agar dapat melahirkan orang-orang yang berkompetensi, takut Tuhan untuk mengawasih Pemilu,”tambah dia.(ABRAHAM IMBIRI)





Apa komentar anda ?