ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Juli 23, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Dana BeasiswaTerancam, APBD Provinsi Papua Menyusut Hingga 73 Persen

Dana BeasiswaTerancam, APBD Provinsi Papua Menyusut Hingga 73 Persen

Oleh : Noken Live
30 November 2022
Di Papua Terkini, Pendidikan, Provinsi Papua
0
Dana BeasiswaTerancam, APBD Provinsi Papua Menyusut Hingga 73 Persen
Ketua DPR Provinsi Papua, Johny Banua Rouw

Jayapura, Nokenlive.com

Pengelolaan APBD Provinsi Papua pasca terbentuknya 3 provinsi DOB menyusut hingga 73 persen. Hal ini dikuatirkan mengancam kelangsungan dana beasiswa Pendidikan mahasiswa asal Provinsi Papua yang sebelumnya dialokasikan senilai 420 miliar pada tahun 2022, sementara untuk tahun depan (2023),  hanya mampu dianggarkan sebanyak 100 miliar.

Pada pertemuan bersama Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H Ma’ruf Amin, Ketua DPR Papua Johny Banua Rouw menyampaikan dampak dari penyusutan tersebut yakni, pada tahun 2022 APBD Papua sebagai Provinsi Induk yang sebelumnya mengelola anggaran senilai 7,7 Triliun, di tahun depan akan berkurang menjadi 2,3 Triliun.

“Ada beberapa permasalahan yang ingin kami sampaikan dimana pasca kebijakan pemerintah pusat terkait pembentukan 3 provinsi otonomi baru, maka dana yang dikelola oleh provinsi Papua tersisa 2,3 T, dimana 1,5 T diperuntukan untuk Papua Selatan, 1,8 T untuk Papua Tengah, dan 2 T untuk Provinsi Papua Pegunungan”, paparnya.

Selain dana beasiswa pendidikan mahasiswa Papua baik didalam maupun luar negeri, alokasi anggaran untuk bidang kesehatan juga ikut terdampak, dimana alokasi anggaran untuk Kartu Papua Sehat untuk RS Dok 2 yang pada tahun 2022 sebesar 700 Miliar, ditahun 2023 hanya bisa dianggarkan senilai 200 Miliar, sementara dana yang dialokasikan bagi Rumah Sakit Abepura dari 158 Miliar, di tahun 2023 hanya bisa menerima 80 Miliar.

Menurut Ketua DPRP, kebijakan Pemerintah untuk bidang Kesehatan terkait Kartu Papua Sehat akan mengalami kendala dikarenakan, rumah sakit dok 2 dan rumah sakit Abepura yang seringkali menjadi rujukan bagi pelayanan kesehatan masyarakat yang ada di kampung-kampung, tidak lagi bisa dilayani untuk tahun 2023.

“Yang menjadi masalah adalah, ketika masyarakat dari kampung mendapatkan rujukan ke rumah sakit yang ada di Provinsi Induk, maka tidak bisa dilayani oleh jaminan kesehatan kartu Papua Sehat karena terbatasnya anggaran, dan ini pasti jadi masalah”, pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian secara resmi menetapkan 3 Daerah Otonomi Baru, yakni Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Selatan, dan Provinsi Papua Pegunungan pada 11 November lalu. (Fibra)

Tags: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi PapuaDPRP dan PemprovProvinsi Papua
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Resmikan Kantor Badan Pengarah Papua, Wapres Ajak Semua Pihak Optimalkan Kemitraan

Berita Selanjutnya

Menuju ATM Menarik Uang, Anggota Polres Yahukimo Tewas Ditembak OTK

Berita Terkait

Pemkab Lanny Jaya Perkuat Koordinasi dengan BP3OKP untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Kesehatan

Pemkab Lanny Jaya Perkuat Koordinasi dengan BP3OKP untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Pendidikan

Selama Januari–Juni 2026, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura Terbitkan 2.023 Paspor
Provinsi Papua

Selama Januari–Juni 2026, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura Terbitkan 2.023 Paspor

Permudah Pengawasan Wali Kelas dan Orang Tua, Siswa SNK Pariwisata Papua Hadirkan Layanan Absensi Digital
Pendidikan

Permudah Pengawasan Wali Kelas dan Orang Tua, Siswa SNK Pariwisata Papua Hadirkan Layanan Absensi Digital

Kapolda Papua Buka Pendidikan Bintara Polri 2026, Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima
Provinsi Papua

Kapolda Papua Buka Pendidikan Bintara Polri 2026, Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua