
YALIMO, Nokenlive.com
Bupati Yalimo Nahor Nekwek, S. Pd. MM didampingi Wakil Bupati Yalimo Jhon W. Wilil A. Md. Par, meresmikan Tugu Salib di Mohi Welarek Distrik Welarek Kabupaten Yalimo. Acara tersebut juga dihadiri oleh Badan Pengurus Sinode Wilayah X, Pdt. Yudas Meage, S. Th, Ketua Klasis Yalimo Elelim Pdt. Yahya Waliangg, S. Th, Penginjil Pertama Bapak Matius Kepno, Ketua DPRD Markus Walilo, S. AP serta TNI/Polri dan para tamu undangan dan anggota jemaat wilayah Mohi. pada Selasa (15/11/2022)
Peresmian Tugu Salib yang bertepatan dengan Yubelium 50 Tahun Emas Injil Masuk di wilayah Mohi Welarek mengambil tema, Kasih Kristus Mengarahkan Kemandirian Gereja Mewujudkan Perdamaian dan Kesejahteraan dan sub thema yakni melalui 50 Tahun Emas kita bersama-sama menata pelayanan menuju kedewasaan iman yang mandiri dan misioner.

Acara diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Ketua Klasis Yalimo Elelim Pdt. Yahya Walianggen, S. Th.
Dalam refleksi nya Pdt.Yahya Walianggen menyampaikan bahwa sesuai dengan Firman Tuhan, dahulu kehidupan penuh dengan kegelapan, tetapi sesudah menerima Injil berarti jiwa menjadi milik Allah yang dibayar dengan perjalanan Yesus Mati di Kayu Salib.
“Injil datang untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus. Hari ini kami resmikan Tugu Salib menandakan bahwa kami sudah menerima dengan hati. Sehingga benar-benar Masyarakat ini Allah punya. Kami ini milik Allah dan Allah Milik Allah”, serunya kepada seluruh hadirin yang hadir.

Pdt. Yahya berpesan kepada Wilayah Mabualem, Seherek, Poik dan Mohi Welarek, untuk percaya dan memegang Teguh perjanjian Allah sampai dengan Tuhan datang.
“Karena kami ini milik Allah dan Allah Milik Kami, sudah dibeli dengan harga yang mahal, yaitu Kristus mati di kayu salib”, Pesan Pdt. Yahya Walianggen.
Usai melaksanakan Ibadah Yubelium 50 Tahun Emas Pekabaran Injil di Wilayah Mohi Welarek dilanjutkan dengan penyerahan Api Obor dari Penginjil Pertama Bapak Matius Kepno kepada BPS Wilayah X dan Ketua Klasis Yalimo Elelim, selanjutnya Bupati dan Wakil Bupati Yalimo, Ketua DPRD dan para Pdt secara bersamaan menyalahkan Api Obor. kemudian melanjutkan dengan pengguntingan pita Tugu Salib. Disaksikan langsung oleh masyarakat dan para tamu undangan yang hadir pada acara Syukuran Yubelium 50 Tahun Emas di lembah Mohi Welarek.
Sementara itu. Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek, S. Pd. MM didampingi dengan Wakil Bupati Jhon W. Wiil dalam wawancaranya menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat kepada semua Jemaat yang yang bekerja keras membangun Tugu Salib di Mohi Welarek.
“Injil masuk disini sudah 50 Tahun, oleh karena itu Injil membawa damai untuk semua masyarakat Kabupaten Yalimo pada umumnya dan khususnya masyarakat Welarek, mulai dari Salema, Seherek, Werenggik, Mabualem sampai dengan hari ini titik akhir di Welarek” Kata Bupati Yalimo.
Menurutnya, kehadiran Injil di Wilayah Welarek merupakan membawa damai untuk semua masyarakat di Kabupaten Yalimo lebih khusus di Welarek. Sehingga Kami Pemerintah bersama dengan Gereja dan masyarakat di Yalimo berkomitmen untuk membangun bersama-sama.
Dirinya juga mengatakan bahwa Pemerintah bekerja keras agar akses ke Welarek bisa dijangkau dengan mobil. “Ini sekarang kita punya mimpi, saya akan berusaha untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat”, Ungkapnya.
Dalam peresmian tersebut Bupati dan wakil Bupati turut memberikan bantuan uang kepada panitia guna menunjang pelayanan dan membangun misi penginjilan di wilayah Mohi Welarek.
Ditempat yang sama, Ketua DPRD Yalimo, Markus Walilo, S. AP juga berjanji kedepan untuk mendukung langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Yalimo dan bekerja sama antara Pemerintah dengan Gereja. (Arny Hisage).





Apa komentar anda ?