Jayapura, Nokenlive.com
Guna memutus bisnis haram peredaran narkoba melalui jalur laut maupun darat di Papua, masyarakat diminta partisipasi aktif membantu aparat kepolisian untuk melaporkannya.
“Karena tanpa dukungan masyarakat itu sendiri, maka upaya memutus mata rantai peredaran dan penyalagunaan narkoba akan tidak berjalan efektif,” ungkap Diresnarkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian di Mapolda Papua kepada wartawan nokenlive.com Jumat, (21/10/22).
Kombes Pol Alfian menjelaskan, untuk peredaran narkoba di Papua dominan jenis ganja, baik diseludupkan melalui jalur laut maupun jalur darat dari negara tetangga, Papua New Guinea (PNG).
“Penyeludupan narkoba untuk jenis ganja lebih dominan dengan jalur laut oleh para pengendar, sehingga membuat aparat harus bekerja ekstra keras guna menghentikan dan memberantasnya,” jelas Kombes Pol Alfian.
Kombes Pol. Alfian mengatakan, narkoba jenis ganja lebih banyak masuk ke Papua dikarenakan harganya yang murah dan mudah didapat sehingga para pemakai dan pengendar lebih tergiur melakukan transaksi barang haram tersebut.
Namun untuk terus mengungkap peredaran narkoba jenis ganja, pihaknya tetap melakukan upaya penegakan hukum berupa rasia saat kapal penumpang berlabu di pelabuhan laut dengan menerjukan aparat kepolsian Polsek Kawasan Pelabuhan yang ada disetiap Polres di Papua.
Sedangkan untuk perbatasan laut maupun darat, kepolisian tetap bersinergi dengan aparat TNI AD dan AL maupun instansi terkait lainnya yang bertugas didaerah perbatasan antar negara.
Kombes Pol. Alfian imbau kepada generasi muda di Papua agar sedini mungkin menghindari dan menjahui narkoba apapun jenisnya.
“Baik ganja dan sabu sabu dikarenakan memiliki dampak buruk terhadap masa depan sebagai generasi penerus pembangunan di Tanah Papua agar menjahi narkoba,” pesan Kombes Pol. Alfian.
Kombes Pol. Alfian juga imbau orangtua untuk menjaga dan mengawasi putra putri supaya terhindari dari penyalagunaan narkoba yang sangat berbahaya terhadap masa depan generasi muda Papua.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?