Jayapura, Nokenlive.com

Penjabat Sekda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi minta agar Dinas Perhubungan Kota Jayapura turun langsung ke lapangan melakukan pengawasan dan pemantauan terkait antrian bahan bakar minyak (BBM) terutama jenis solar terjadi disejumlah SPBU di kota Jayapura akhir-akhir ini.
Hal itu sesuai usulan dan masukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura saat sidang Paripurna Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, Senin, (12/9/2022).
“Ini merupakan masukan dan usulan anggota Dewan perlu dan wajib dilakukan eksekutif memperhatikan masalah tersebut,” ungkap Robby Kepas Awi kepada wartawan usai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kota Jayapura.
Robby Kepas Awi menegaskan, Dinas Perhubungan Kota Jayapura perlu melakukan pengawasan langsung ke lapangan masalah kemacetan yang terjadi akibat terjadinya antrian panjang kendaraan bermotor mengantri guna mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) disejumlah SPBU di kota Jayapura akibat terjadinya kelangkaan.
Selain itu, kata Awi, DPRD Kota Jayapura juga mengusulkan pengadaan pos jaga pada setiap terminal penumpang baik diterminal Mesran dan terminal type A, Entrop Kota Jayapura, dalam rangka peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) bersumber dari angkutan umum di kota Jayapura.
“Sedangkan untuk masalah tariff angkutan umum, kita telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan sopir angkot melalui berbagai media cetak dan eletronik hingga turun langsung ke terminal di wilayah kota Jayapura,” ungkapnya.
Begitu juga di pasar central Youtefa, DPRD minta agar pihak legislative memperhatikan pedagang di area terminal angkutan di pasar youtefa serta pedagang pedagang yang menjual daganya sudah masuk ke badan jalan sehingga mengganguju arus lalulitas mengakibatkan kemacetan, sehingga perlu perhatikan Dinas Perindagkop dan Dinas Perhubungan Kota Jayapura..(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?