
WAROPEN, Nokenlive.com
Bunda Paud Kabupaten Waropen yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Waropen Ny. Grace Bisai bersama Kepala Dinas Pendidikan Edison Doromi, SPd, MKP, Menamatkan 10 Murid PAUD Bintang Kecil Smirna Nubuai tahun ajaran 2021/2022, di Gedung Gereja GKI Smirna di Urfas, Rabu (18/05/2022).
Dalam kegiatan penamatan ini, Ny Grace Bisai mengatakan pihaknya akan duduk bersama 8 organisasi perempuan dan pemberdayaan perempuan dan Anak di Kabupaten Waropen untuk membicarakan urusan Paud kedepannya agar lebih baik, salah satunya adalah pemberian makanan tambahan.

“Kita akan menentukan satu- satu organisasi tersebut tanggung jawabnya apa,” terang Bunda PAUD Waropen Ny Grace Bisai Rewang.
Dalam penamatan Paud tersebut Langsung dihadiri oleh kepala Dinas dan hal itu kata Bunda Paud moment yang special. Sebab hadirnya Kadis Pendidikan bunda-bunda PAUD di Kabupaten Waropen dapat menyampaikan aspirasi maupun konsolidasi untuk bisa menjadi catatan dalam program kedepan pada dinas terkait.

“Diharapkan Dinas Pendidikan bisa menyiapkan satu wadah dalam hal ini pembentukan Pokja Paud hal ini menjadi perhatian untuk di perjuangkan,” terang Bunda Paud.
Bunda Paud Ny. Grace Bisai juga memberikan motivasi bahwa anak-anak ini suatu saat akan menjadi orang-orang yang diberkati Tuhan, bahkan diantara mereka tidak menutup kemungkinan ada yang sukses menjadi Pemimpin di negeri mereka sendiri.
“Jika pengajarnya baik maka generasi emas ini juga pasti baik,” ucap Ny. Grace Bisai.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Edison Doromi, SPd.MKP menyampaikan bahwa Pendidikan merupakan tanggungjawab bersama demi generasi berikutnya.
Setelah di angkat menjadi kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Waropen, Edison Doromi tetap memperhatikan pendidikan usia dini, walaupun ia ditunjuk sebagai Kepala Dinas di pertengahan tahun anggaran, tetapi di tahun-tahun yang akan datang dirinya menyebutkan, dinas akan lebih fokus pada pendidikan usia dini yang merupakan pondasi pendidikan membentuk generasi emas.
“Jika kita lalai, Dunia pendidikan di waropen 20, 30 tahun yang akan datang generasi waropen akan menjadi penonton,” ungkapnya.
Kesempatan itu, Pegelola Paud Veronika Dedaida menyebutkan bahwa, Paud Bintang Kecil Smirna Nubuai sudah teragreditasi B, dan telah beroperasi 15 tahun sejak 2006, dan telah menamatkan sebanyak 200 siswa.
Usai kegiatan Penamatan, Bunda Paud Kabupaten Waropen Bersama Kepala Dinas Pendidikan melakukan pertemuan dengan pengelola dan pengajar Paud, membahas program dan peningkatan mutu pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Waropen. (il).




Apa komentar anda ?