JAYAPURA, Nokenlive.com
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas II Jayapura melalui Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut Dan Usaha Pelabuhan Willem Thobias Fofid kepada Nokenlive mengatakan, Program Strategis Nasional Presiden Joko Widodo yakni Tol Laut dapat menjangkau daerah-daerah terisolir pada wilayah 3TP seperti di kawasan Pesisir dan Pegunungan Papua.
Selain itu Kata Willem, Dengan adanya Tol Laut tentu dapat mendistribusikan pasokan logistik dengan lancar bagi masyarakat yang membutuhkan serta dapat menurunkan disparitas harga.
Pada Tahun 2022 ini pemerintah telah menambah jumlah layanan lintasan rute Tol Laut menjadi 34 trayek dari sebelumnya 30 trayek di tahun 2021. 12 trayek melayani Papua dan Papua Barat dan singgah pada 31 Pelabuhan. “Penambahan trayek ini kami harapkan dapat membawa peningkatan yang signifikan untuk perdagangan lokal serta niaga domestik”, ungkap Willem menambahkan.

Akselerasi perdagangan antar pulau dapat dilihat melalui rute penambahan daripada rute trayek T-25 Tol Laut yang saat ini masuk di pelabuhan Mumugu, Asmat hingga Batas Batu Kabupaten Nduga, hal ini searah dengan filosofi bisnis shipping yakni ship follow the trade atau pelayaran mengikuti jalur perdagangan.
Di tambahkan selain peningkatan rute kapal, pemerintah juga menambah muatan kontainer di pelabuhan dengan sasaran penyaluran komoditi unggulan dari papua yang di bawa yakni beras, kopi, ikan, dan lain sebagainya.
Untuk wujudkan program tol laut di papua, tentu dibutuhkan kerjasama dan kordinasi seluruh pemangku kepentingan baik Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD, Pemikiran akademisi, serta dukungan organisasi seperti Kadin dan HIPMI.
Sementara itu Pemerintah Provinsi Papua melalui badan pengelola perbatasan kawasan lintas negara juga akan membuka jalur perdagangan antara RI dengan PNG dalam rangka distribusi komoditi unggulan dari papua yang berasal dari beberapa kabupaten/kota yang ada. “Sasaran Prioritasnya sesuai dengan kebijakan Presiden yakni menggeliatkan roda ekonomi pengusaha orang asli papua di bidang perdagangan dan industri”, ujar Willem.(Andika Paman)





Apa komentar anda ?