Jayapura,Nokenlive.com
Bupati Kabupaten Paniai, Meki Nawipa mengatakan bahwa Asosiasi Bupati Meepago bersepakat mendukung ibukota Kabupaten Papua Tengah berada di Nabire menindaklanjuti rencana pemekaran yang segera akan dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat. “Pemekaran provinsi Papua tengah itu lahir usai Kota Jayapura menjadi ibukota Provinsi Papua dan Manokwari untuk Papua Barat, dan Nabire semenjak awal memang dipersiapkan sebagai kota induk”, terangnya saat berbicara dihadapan wartawan bersama kedua Bupati wilayah Meepago lainnya yakni Bupati Nabire, Mesak Magai dan Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda
Meskipun wacana Pemekaran saat ini masih bergulir dan belum ada keputusan dari Pemerintah Pusat, ketiga kepala daerah dari Asosiasi Bupati Meepago bersepakat untuk menjadikan Kabupaten Nabire sebagai Ibukota Provinsi Papua Tengah. “Nabire itu kota sentral, bisa dijangkau darat dari Kabupaten lainnya seperti Dogiyai, Paniai, Intan Jaya dan Puncak Jaya”, pungkas Nawipa.
Dipihak yang sama Bupati Nabire, Mesak Magai mengatakan bahwa saat ini dirinya telah menyiapkan lahan bagi bagi pembangunan Gedung kantor Gubernur Papua Tengah dan segera memasang papan nama.”Kami sudah siapkan lahan dan dalam waktu dekat akan undang komisi II DPR-RI dan juga para Bupati Meepago lainnya untuk bertatap muka di Nabire”.
Menyinggung perihal Kabupaten Mimika yang juga siap menjadi Ibukota Provinsi Papua Tengah, Mesak Magai mengusulkan agar Kabupaten yang menjadi eksploitasi tambang emas milik PT.Freeport ini lebih cocok sebagai wilayah industri. “Kami pikir Mimika lebih pas sebagai Kota Industri tidak bisa menjadi ibukota Kabupaten yang nanti akan menjadi sentral pemerintahan, dan kami Bupati-Bupati dari wilayah Meepago sudah menyepakati hal ini”, terang Magai.
Lanjut Nawipa memaparkan bahwa sebagai pusat sentral pemerintahan, Kabupaten Nabire dinilai sangat strategis, karena ada enam kabupaten lainnya yang bisa mengakses melalui jalur darat. “Kita bicara Sentral kawasan Papua Tengah, sama seperti halnya Kota Jayapura yang bisa diakses melalui jalan darat dari Keerom dan Sarmi, sementara Kabupaten Nabire ada Paniai, Intan Jaya, Deiyai, Puncak Jaya, Dogiyai, dan Kabupaten Puncak”, ujar Nawipa menerangkan. (Mikel)





Apa komentar anda ?