ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Diduga Oknum Tertipu 11 Tiang Listrik, Korbankan 100 Hektar Tanah Adat

Diduga Oknum Tertipu 11 Tiang Listrik, Korbankan 100 Hektar Tanah Adat

Oleh : Noken Live
10 Agustus 2021
Di Uncategorized
0
Diduga oknum tertipu, 11 tiang listrik korbankan 100 hektar tanah adat.

Diduga oknum tertipu, 11 tiang listrik korbankan 100 hektar tanah adat.

Keerom, Nokenlive.com – Terkait sengketa tanah yang diklaim sepihak terhadap 100 hektar tanah adat, yang dilakukan oleh oknum bendahara DPMK yang mana bersangkutan adalah anak dari Alm.Ramhman Baco.

Ketika ditemui di Kediamannya pada Minggu ( 8/8/2021 ), Ondo Atanasius Bate menjelaskan kepada awak media bahwa awalnya pada tahun 2010, Sodara Alm.Rahman Baco datang ke Dusun Bate Kampung Kwimi. Bertemu masyarakat, menawarkan pemasangan listrik genset dengan kompensasi tanah 5 Hektar. Beberapa hari kemudian bersepakat untuk memberikan kompensasi, surat kesepakatan ditandatangani bersama, dan pemasangan listrik dilakukan juga. Masyarakat adat menunjukan tanah kompensasi, yang diberikan, ungkapnya.

Setelah jaringan listrik terpasang, Alm.Rahman Baco bukan menggunakan genset, tetapi mencuri jaringan listrik PLN di arso 10. Lalu listrik di Kampung menyala di 15 KK. Setelah satu bulan kemudian, petugas PLN datang memutuskan listrik tersebut, dan petugas PLN bertemu dengan masyarakat. Masyarakat mengatakan bahwa, yang bertanggungjawab adalah Alm. Rahman Baco. Pihak PLN menjelaskan bahwa, kompensasi 5 hektar itu melanggar, karena listrik itu milik negara bukan milih Alm.Rahman Baco. Akhirnya PLN mencabut semua instalasi listrik, yang terbuat dari kayu, lanjut Atanasius Bate.

Dari tahun 2010 – 2016 Alm.Rahman Baco, tidak memberikan reaksi apapun terkait tanah 100 hektar tersebut, berupa tuntutan tanah, atau uang tunai.

Di tahun 2017, keluarga Alm.Rahman Baco mengklaim tanah tersebut 100 hektar, dan pembayaran uang tunai 715 juta, yang telah dibayar melalui Dana Desa 216 juta sekian.

Anaknya Alm.Rahman Baco, yang bernama Iis, yang saat ini bekerja di DPMK masih mengkalaim tanah tersebut miliknya.

Di tahun 2021, saya mendapatkan surat keterangan bahwa, 16 sertifikat yang diterbitkan pada tahun 2006 atas kepemilikan tanah 2010 tidak terdaftar di BPN. Kami merasa ini adalah penipuan besar bermodus pemasangan listrik illegal, negara ini sebenarnya punya aturan seperti apa, bagaimana bisa sertifikat diterbitkan 2006 tanah muncul 2010 ?, tanya Atanasius Bate.

Iis mengkalim 100 haktar tanah, tapi kami sudah membuat surat pembatalan pelepasan tanah. Karena pemasangan listrik 2010 adalah penipuan, dan Kampung Kwimi sudah dipotong Dana Desanya, oleh Iis sebesar Rp. 216.572.800, dan klaim 100 hektar. Bagaimana bisa, tanah dikuasai terus memotong Dana Desa kami.

Selain itu juga, PLN telah mengeluarkan surat keterangan bahwa pemasangan listrik tersebut adalah ILEGAL, tanpa SPK ( Surat Perjanjian Kerja ).

Kami masyarakat adat sangat dirugikan dengan penipuan ini, dan meminta Kapolres Keerom agar mengusut tuntas 16 sertifikat, yang terbit di tahun 2006 dan saudara Iis seenaknya memotong Dana Desa kami. Karena dia adalah bendahara DPMK Keerom, ujar Atanasius.

Tanggal 16 Juli 2021 yang lalu, saya sudah melaporkan kasus penipuan ini ke SPKT Polres Keerom, saya berharap Kapolres Keerom bisa membantu mengusut tuntas kasus ini. Karena kami sudah terlalu lama menunggu, sejak 2010 silam. (NL)

 

 

Amin Momiage

 

Tags: Alm.Ramhman Bacobendahara DPMK KeeromBPNDiduga Oknum Tertipu 11 Tiang Listrik Korbankan 100 Hektar Tanah AdatDusun Bate Kampung KwimiKapolres KeeromOndo Atanasius BatePLNSPKT Polres Keerom
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Kapolres Puncak Jaya : Tetap Jaga Kewaspadaan Menjelang HUT RI Ke-76

Berita Selanjutnya

HUT RI ke-76, Kadistrik Itlay Hisage Minta Masyarakat Rawat Kebersamaan dan Tidak Saling Memprofokasi

Berita Terkait

Gubernur Papua Tengah ajak masyarakat dukung kepemimpinan Elvis Tabuni
Uncategorized

Gubernur Papua Tengah ajak masyarakat dukung kepemimpinan Elvis Tabuni

Dana Otsus Tahap I Kota Jayapura Cair, Rp24,5 Miliar Sudah Tersalurkan
Uncategorized

Dana Otsus Tahap I Kota Jayapura Cair, Rp24,5 Miliar Sudah Tersalurkan

Bupati Elvis Tabuni Pastikan Peresmian Guest House Puncak Digelar 25 Mei, Sekaligus Groundbreaking Kantor Pemerintah
Papua Tengah

Bupati Elvis Tabuni Pastikan Peresmian Guest House Puncak Digelar 25 Mei, Sekaligus Groundbreaking Kantor Pemerintah

Hari Ketiga Asesmen Sumatif Akhir  Sekolah Dasar di Jayapura Berjalan Lancar
Uncategorized

Hari Ketiga Asesmen Sumatif Akhir Sekolah Dasar di Jayapura Berjalan Lancar

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua