Jayapura, Nokenlive.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Yalimo, menyampaikan kepada seluruh masyarakat Yalimo bahwa mohon tenang tidak boleh ada gerakan tambahan berkelanjutannya, tetapi kami fokus pada jadwal dan tahapan KPU Yalimo, sesuai dengan pasca putusan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pada (02/juli/2021).
DPRD Kabupaten Yalimo Komisi A, Bidang Hukum, Pemerintahan dan HAM, Eddy Peyon, menyampaikan bahwa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Yalimo tahun 2020, Majelis Hakim memutuskan harus lakukan pemilihan ulang seperti biasa, bukan lagi PSU, karena akan berjalan mulai dari pendaftaran KPU sampai tahapan selajutnya. Maka itu, dalam hal ini kami dari lembaga DPR berharap kepada masyarakat Yalimo bahwa harap tenang. Jelasnya;
“ Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan waktu untuk pendaftaran calon baru selama 1 minggu, sejak terhitung mulai dari tanggal keputusan, sehingga agar masyarakat tenang dan menunggu calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan maju nantinya” Katanya;
Lanjut Eddy, saudara – saudara kita yang dari kabupaten lain, apabila jika ada yang terlibat dengan masyarakat Yalimo untuk terprovokasi dan berkembang isu yang tidak benar, kami mohon dihentikan. Kalo boleh, kami mohon kepada kabupaten lain untuk doakan, jangan mempengaruhi masyarakat Yalimo, tegasnya;
Kami dari semua Lembaga Legislatif Kabupaten Yalimo, mengharapkan kepada semua masyarakat yang lakukan pemalangan jalan dan jembatan itu, mohon segera dibuka karena itu akses jalan Trans Wamena – Jayapura, supaya aktivitas kabupaten lain juga berjalan seperti biasa. Apapun yang terjadi itu, hanya fokus pada Kabupaten Yalimo, jangan mengganggu aktivitas kabupaten lain. Kata Eddy;
Menurutnya, terkait dengan perekonomian saudara-saudara kita, untuk masyarakat nusantara yang ada di Kabupaten Yalimo mohon untuk bersabar, karena teman-teman sementara ini ada lakukan pendataan, mana-mana yang terbakar baik itu kantor-kantor milik pemerintahan maupun kios-kios yang terbakar. Sehingga mohon bersabar karena mereka ini juga memberikan kontribusi untuk kemajuan di Kabupaten Yalimo, dan diharapkan kepada saudara-saudara nusantara setelah pengungsi keluar ke Wamena atau Jayapura, kami berharap kembali ke Yalimo baik itu pengusaha maupun pegawai.
Kemudian adik-adik mahasiswa asal Kabupaten Yalimo di kota studi masing-masing, diharapkan mohon tenang belajar tidak boleh ada gerakan tambahan di asrama-asrama atau di Kabupaten Yalimo, karena kasus pembunuhan yang lalu terjadi di asrama maniek, itu saja sampai dengan hari ini juga kami belum selesaikan, sehingga harapan kami dari pihak DPR maupun pemerintah, khusus untuk adik-adik mahasiswa harap tenang dan belajar sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. (NL)
Arny Hisage





Apa komentar anda ?