Kerom,Nokenlive.Com-Wakil Bupati Keerom, Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, mengingatkan kepada seluruh umat beragama di Tanah Papua lebih khusus di Kabupaten Keerom untuk terus menjaga kerukunan.
“Secara pribadi saya bangga kepada masyarakat di Kabupaten Keerom ini yang terus bersama menjaga kerukunan umat beragama disini,”ungkap Wakil Bupati Keerom, Drs. Wahfir Kosasih saat memberikan materi pada kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama Kristen di Kabupaten Keerom,Selasa (30/3).
Menurut Wahfir,kerukunan umat beragama di Kabupaten Keerom sudah sangat harmonis dan terjalin baik selama ini .Untuk itu dirinya meminta agar bersama dalam memerangi terorisme dan terus bersama-sama menjaga toleransi antar umat beragama,dengan tidak terpengaruh dengan isu-isu hoax.
Pada kesempatan ini pihaknya juga apresiasi terkait kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama Kristen di Kabupaten Keerom,pasalnya para penyuluh agama merupakan salah satu garda terdepan dalam pembinaan umat beragama yang bermuara pada terjalinnya kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Keerom.
‘’Kami sangat mengapresiasi atas prakarsa kegiatan ini dan pentingnya menjaga kerukunan yang telah terjalin baik di Keerom selama ini. Hal ini perlu terus kita tingkatkan, tokoh agama sebagai mitra pemerintah tentunya akan bersama dan bergandengan tangan dalam memerangi terorisme dan radikalisme,’’ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Amsal Yowei, MTh, menyampaikan, penyuluh agama merupakan garda terdepan jajaran dari Kementrian Agama.
‘’Mereka ini yang terjun langsung dan berhadapan dengan umat, maka diperlukan semacam edukasi dan penguatan.Oleh karena itu kegiatan pembinaan penyuluh agama ini penting dilakukan, untuk kali ini beragama Kristen dulu,kemudian menyusul untuk Muslim, Hindu dan Budha,”terangnya.
Ia menambahkan bahwa penyuluh agama dalam melaksanakan tugasnya, mereka membutuhkan petunjuk teknis operasional untuk membina umat secara baik dan membina keharmonisan dan kerukunan umat beragama di Papua agar yang selama ini sudah berjalan baik dapat terus di jaga dan semakin membaik lagi.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kab Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan dan diikuti sebanyak 55 penyuluh agama Kristen yang berasal dari 17 denominasi gereja yang ada di Kabupaten Keerom.
“Kegiatan semacam ini penting sekali dalam menjaga kerukunan umat beragama di Papua lebih khusus di Kabupaten Keerom ini agar tidak terpengaruh dengan isu-isu sara yang berujung terjadinya pecah belah atau konflik antar agama,”tutupnya.(ans).





Apa komentar anda ?