Serui, Nokenlive.com – Setelah menjalani karantina di Gedung Biru Serui 78 penumpang KM Dobonsolo dinyatakan terkonfirmasi Reaktif berdasarkan Rapit test ,usai menjalani pemeriksaan lanjutan melalui Swab atau PCR terhadap 11 orang , dua orang diantaranya dinyatakan terkonfirmasi positif terpapar virus Covid 19.
Hal itu disampaikan wakil bupati Yapen Frans Sanadi dalam konferensi Persnya di posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kepulauan Yapen, Jumat (19/06/2020).
Diketahui dua orang yang terkonfirmasi positif Covid 19 itu adalah seorang laki-laki berusia 20 tahun dan Wanita berusia 66 tahun yang merupakan warga Yapen yang baru tiba dari Jayapura.
” ini yang perlu saya sampaikan kepada masyarakat di kabupaten kepulauan Yapen untuk diketahui agar masyarakat penumpang KM Dobonsolo yang telah dipulangkan dapat pengawasan dari keluarga maupun warga di lingkungannya dimana ia tinggal juga kepala kampung ” ucap Wabup Frans Sanadi.
Sedangkan terhadap dua orang yang terkonfirmasi positif Covid 19 ini lanjut Wabup Sanadi akan dilakukan isolasi khusus guna mendapatkan penanganan dan pengobatan.
” Apa yang menjadi komitmen kita untuk menjaga kabupaten kepulauan Yapen tetap aman untuk membatasi semua masyarakat yang datang dari luar dari 454 orang yang datang kemarin sudah terbukti bahwa dua orang yang positif”
” Itu baru 11 orang yang diperiksa secara Swab dari 78 orang yang Reaktif terbukti ada dua orang ” ujar Wabup Sanadi.
Untuk itu ia menyampaikan kepada masyarakat kabupaten kepulauan Yapen apa yang telah dilakukan selama ini menjaga wilayah kita tetap hijau berubah menjadi merah.
Lebih lanjut Sanadi mengajak semua pihak yang keluarganya baru datang dari Jayapura sama sama ikut mengawasi mereka agar tetap menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.
” Kita tidak usah berkunjung karena kita minta untuk karantina mandiri ,Saya juga meminta perhatian dari yang bersangkutan untuk menahan diri tidak melakukan kontak dengan orang lain supaya ikut mencegah wabah ini pindah ke orang lain” pinta Wabup Frans Sanadi.
Dalam kesempatan itu Sanadi meminta kepada tim yang mengurus kepulangan warga Yapen di Jayapura untuk menunda kepulangan warga yang lain sampai 14 hari kedepan agar memberi kesempatan kepada gugus tugas melakukan uji laboratorium kepada sekitar 380 penumpang yang melakukan karantina mandiri dirumahnya.
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Kepulauan Yapen, dr. Andy Raya mengatakan, perkembangan kasus Covid- 19 di Kabupaten Kepulauan Yapen hingga hari Jumat tanggal 19 bulan Juni tahun 2020 pukul 17.00 wit ditemukan sebanyak 11 kasus, 2 diantaranya terkonfirmasi positif yang berasal dari Jayapura.
“Jadi total kumulatif kasus positif hingga saat ini ada 3 kasus. Untuk kasus sembuh baru 1 orang, Sementara untuk kasus orang dari luar atau pelaku perjalanan sampai saat ini masih sebanyak 484 orang, yang diartikan masih ada pergerakan orang masuk ke Serui, dan masih ada pergerakan orang keluar masuk Serui, yang bila tanpa pengawasan maka dapat membuka peluang masuknya penyakit ini ke Serui” pungkas dr Andi.
(itink)





Apa komentar anda ?